Keistimewaan Bulan Muharam, Khususnya Hari Asyura

Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Sahabat Ibnu Abbas RA, Rasulullah SAW. bersabda, “Seandainya aku masih hidup sampai tahun depan, niscaya aku akan puasa pada tanggal 9 Muharam (yakni puasa TASU’A)“. HR. Imam Muslim.

Dalam riwayat yang lain yang dilewatkan oleh  Abi qotadah Rasulullah Shallallahu Alayhi Wasallama juga bersabda "bahwasanya puasa ASYURA itu bisa melebur dosa 1 tahun yang telah lalu".

ﻣﺤﻲ ﺍﻟﺪﻳﻦ ﺍﻟﻨﻮﻭﻱ __ ﺭﻳﺎﺽ ﺍﻟﺼﺎﻟﺤﻴﻦ ﺹ : 497

Di dalam kitab i'anatut tholibin  Sayid Abubakar menjelaskan bahwa "Barang siapa yang puasa pada hari Asyura maka setara dengan puasa setahun (Puasanya para Nabi), dan barangsiapa yang mengisi malam Asyura dengan ibadah, maka sama dengan ibadahnya para penghuni 7 lapis langit".


Adapun Hikmah puasa pada hari Tasu’a, agar menjadi pembeda dengan orang Yahudi, yakni berpuasa pada tanggal 9 Muharram.

Mari kita sama-sama mencari Barokah  dengan adanya Bulan Muharram dengan melaksanakan puasa pada  hari tanggal 9 Muharram dan tanggal 10 Muharram

Kenapa kita diperintahkan untuk puasa pada tanggal 10 Muharram?

Karena bulan Muharram itu adalah bulan yang sangat SPECIAL.

Yaitu Hari dimana Nabi Yunus dikeluarkan dari perut ikan Nun

Dipertemukan dan dikumpulkannya menjadi satu kembali keluarga Nabi Ya’qub

Diampuninya segala dosa Nabi Daud
Hilangnya Lara nestapa Nabi Ayub

Terkabulkannya doa Nabi Musa dan Harun

Allah Ta’ala menciptakan Ruh Nabi kita Muhammad SAW.


Wallahu a’lam bishowab

Artikel Terkait:

Silahkan berikan komentar Anda terkait dengan isi artikel di atas, komentar sopan dan tidak meninggalkan spam. Terima kasih

Disqus Comments

Cookie

Situs web ini menggunakan cookie untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami clicking on more information