Pria Pakai Pelembab Wanita, Bolehkah?

Pria Pakai Pelembab Wanita - Pelembab atau moisturizer adalah  salah satu dari produk perawatan kulit  yang harus bahkan wajib dimiliki oleh para wanita. Fungsi dari pelembab atau moisturizer adalah ah membantu menghidrasi kulit, di samping itu pelembab juga efektif untuk menyegarkan wajah dan membuatnya tampak sehat.

Begitu banyaknya produk moisturizer atau pelembab yang dijual di toko-toko, Anda tinggal pilih yang mana yang menurut anda cocok untuk anda.



Oke....!! sekarang yang menjadi pertanyaan adalah Bolehkah pelembab wanita digunakan oleh pria? Adakah efek samping yang mungkin terjadi dikarenakan antara hormon pria dan wanita itu berbeda?

Nah, bingung kan?

Daripada Anda berasumsi sendiri, yuk simak jawabannya..!


Apakah pria juga butuh memakai pelembab?

Ya pria juga butuh, memakai pelembab.

Why... ?

Karena kulit adalah organ tubuh pertama dan terluar yang menjadi pertahanan terhadap segala penyakit dan infeksi. Maka penggunaan pelembab atau moisturizer tidak hanya dikhususkan untuk wanita, tapi pria juga perlu untuk melakukan merawat kesehatan kulitnya.

Jadi, Itulah sebabnya Mengapa pria juga dianjurkan untuk menggunakan perawatan kulit. Dengan menggunakan produk kesehatan kulit, maka pria akan terhindar dari masalah kulit, seperti kulit kering, kulit pecah-pecah dan lain sebagainya.

Produk moisturizer atau pelembab dapat membantu melindungi kulit dari risiko penuaan dini akibat paparan sinar ultraviolet.

Terlebih lagi bagi orang yang memiliki kulit sensitif, maka penggunaan pelembab bukan hanya dapat terhindar dari masalah kulit, tapi penggunaan pelembab juga dapat mencegah terjadinya iritasi kulit.

Lantas, bolehkah pria pakai produk pelembap wanita?

Jawabnya adalah BOLEH

Tapi....

Biasanya produk perawatan kulit yang ditawarkan di pasaran umumnya dikemas dalam dua versi, yaitu pelembap khusus wanita dan pelembab khusus pria.

Secara garis besar produk pelembab ini sama, mengandung bahan yang sama, hanya saja konsentrasi dari kedua produk ini berbeda.
Misalnya, bila dalam produk pelembap wanita terdapat kandungan bahan aktif sekitar 2 persen, maka pada produk pelembap pria, kandungan bahan aktifnya bisa lebih tinggi dari kandungan bahan aktif khusus wanita.

Adanya perbedaan tersebut bukan tanpa sebab.
Seorang dokter kulit asal Bevery Hills Amerika Serikat, Harold Lancer, menjelaskan dalam laman Howsturffworks yang dikutip dalam Washington Post menyatakan bahwa karakteristik fisiologis pria berbeda dengan wanita, kulit pria cenderung lebih tebal daripada wanita.

Bagian luar kulit (Epidermis) pria 20% lebih tebal ketimbang epidermis wanita. Karena lebih tebal, maka kulit pria mampu mengikat kelembapan dan menghasilkan kolagen lebih banyak dari kulit wanita. Dan hal ini tetap berlaku bagi pria di segala usia.

Faktor lain yang memicu produksi sebum atau kelenjar minyak pada kulit pria adalah kadar hormon testosteron. Hormon testosteron pria yang tinggi pada pria dapat memengaruhi pertumbuhan rambut (terutama di area wajah). Kondisi inilah yang menyebabkan pria cenderung memiliki pori-pori kulit yang lebih besar.

Banyak Yang Baca Juga:

Comment Policy : Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.

Beri Komentar Tutup comment

Disqus Comments