Kesunnahan Menikah di Bulan Syawal

Kesunnahan Menikah di Bulan Syawal - Kebiasaan di masyarakat ketika memasuki bulan syawal, selepas puasa romadhon, banyak diantara mereka yang melangsungkan acara pernikahan.

Mengapa kebanyakan masyarakat memiliki bulan syawal untuk melangsungkan akad pernikahan?

Mungkin salah satu dasar yang digunakan adalah hadits berikut ini:

عن عائشة رضي الله عنها قالت تزوجني رسول الله صلى الله عليه و سلم في شوال وبنى بي في شوال فأي نساء رسول الله صلى الله عليه و سلم كان أحظى عنده منى

Sayyidah ‘Aisyah radhiyallâhu ‘anha berkata: “Rasulullah shallallâhu ‘alaihi wasallam menikahiku pada bulan Syawwal dan mengadakan malam pertama pada bulan Syawwal. Istri Rasulullah mana yang lebih beruntung ketimbang diriku di sisi beliau?” (HR. Imam Muslim)

Sehubungan dengan hadits di atas, dalam kitab Al-Minhaj Syarh Shahih Muslim Imam Nawawi berpendapat bahwa:

قال فيه استحباب التزويج والتزوج والدخول في شوال وقد نص أصحابنا على استحبابه واستدلوا بهذا الحديث

“Hadits tersebut mengandung anjuran untuk menikahkan, menikahi, dan berhubungan suami-istri pada bulan Syawwal. Para ulama syafi’iyah menjadikan hadits ini sebagai dalil terkait anjuran tersebut.” (Al-Minhaj Syarh Shahih Muslim, 9/209).

https://www.kiatjitu.com/2019/06/menikah-di-bulan-syawal.html

Artikel Terkait:

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar