Lika-liku Kehidupan Berumah Tangga

Lika-liku Kehidupan Berumah Tangga - Ketika kamu bertanya apakah berumah tangga itu rumit? Kamu akan menemukan beberapa orang yang bahagia di dalam menjalani hidup berumah tangganya.
Ketika kamu bertanya apakah berumah tangga itu mudah? Kamu pun akan menemukan beberapa orang yang selalu bermasalah di dalam menjalani hidup berumah tangga.

Sebelumnya saya pastikan, tidak ada yang namanya Buku Panduan Berumah Tangga. Andaikan ada, belum tentu sesuai dengan tipe dan selera rumah tangga yang kita bangun dan kita impikan.

Semua kaum hawa punya impian tentang rumah tangga yang ingin dicapainya, setiap wanita hampir sama impiannya dengan wanita yang lain mengenai suami idaman. Dan semua wanita mendambakan suami yang sholeh, kaya, ganteng, sayang anak, bertanggung jawab, tidak pelit, yang penuh perhatian, yang mau membantu pekerjaan rumah dan sayang terhadap keluarga sang istri.

Tapi dalam kenyataan, banyak ditemukan wanita yang punya suami yang jauh melenceng dari harapannya, ada yang menjadi pecandu narkoba, penggila judi, pemabuk, pelaku KDRT, bahkan terhadap anaknya sendiri, mata keranjang, idung belang, pencuri, tukang begal, pengangguran abadi, atau belum bisa memberikan keturunan dan lain sebagainya.

Malah ada juga wanita yang dapatnya lebih parah dari yang di atas, yaitu segala karakter dan perilaku buruk di atas ada pada suaminya.

Memilih bercerai dan memilih hidup sendiri dan mandiri mendapatkan suami yang bukan idaman, tentu pilihan yang keren, tapi bertahan dalam rumah tangga adalah luar biasa.

Untuk masalah ini, kiat jitu nggak berani memberikan komentar terhadap orang yang menentukan pilihannya di dalam menjalani rumah tangganya.

Perlu diingat, tidak ada rumah tangga yang sempurna. Setiap rumah tangga pasti mempunyai cela. Oleh karena itu dibutuhkan usaha super keras untuk menjaga dan menciptakan keluarga tetap utuh hingga berlabuh diujung kehidupan.

Namanya kehidupan di dunia, tidak ada yang sempurna, dalam kehidupan berkeluarga, bermacam-macam variasi  yang akan kita jumpai, ada yang suaminya baik, mertuanya kejam. Ada yang mertuanya baik, suaminya edan. Ada yang suami sama mertuanya baik, duitnya langka kaya dinosaurus. Ada yang duitnya banyak, suaminya ganjen. Ada yang suaminya baik, mertua baik, duit banyak, tapi belom juga dikaruniai anak. Ada yang suaminya ganteng, duit banyak, eh.. tak taunya LGBT.

Maka, mengomentari kehidupan rumah tangga orang lain itu gak etis,
Karena setiap orang punya cela dan kekurangan sendiri-sendiri dalam kehidupan rumah tangganya.

Harapan dari kiat jitu, Semoga semua mendapatkan jalan terbaik buat rumah tangganya masing-masing.

Jangan merasa bodoh karena menjadi istri yang sabar, jangan merasa hina karena menjadi istri yang berjuang mempertahankan rumah tangga, juga jangan merasa putus asa saat harus bercerai dan berjuang membesarkan anak-anak sendirian.

Lakukan saja yang terbaik yang bisa dilakukan. Perlu di ingat bahwa suami bukan hanya amanah yang harus kita jaga, kita lindungi dari segala keburukan, tapi juga hanya titipan, kapan saja Allah mengambil atau memisahkan dengan cara apapun, tak ada yang bisa kita lakukan kecuali ikhlas.

Tugas kita hanyalah memainkan peran yang dibebankan di pundak kita.
So... lakukan peran tersebut dengan baik, berikan yang terbaik, menjadi yang terbaik, dan menjalani sebaik-baiknya. Sisanya, kita pasrahkan pada Allah sang pemilik kehidupan.

https://www.kiatjitu.com/2019/06/lika-liku-kehidupan-berumah-tangga.html

Artikel Terkait:

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar