REZEKIMU TAK MUNGKIN KE LAIN HATI

Rizkimu Tidak Akan Diterima Orang Lain, Begitu Pula Sebaliknya


Hampir sebagian orang yang jauh dari pengetahuan agama merasa resah dan gelisah bahkan hingga putus asa  ketika terkait masalah rezeki, akhirnya banyak diantara mereka yang memilih jalan pintas dan menghalalkan segala cara hanya untuk memperoleh rezeki. Mereka lupa bahkan tak sadar bahwa rezeki tak mungkin tertukar atau pindah ke lain hati. Jadi bagi Anda yang sedang galau dan gundah Gulana karena rezeki yang anda inginkan, bahkan yang Anda idam-idamkan tak kunjung datang, Anda tak perlu risau lagi, karena yang pasti rezeki Anda tidak akan pernah tertukar.

Lalu, anda harus bagaimana sekarang?

Sekarang yang terpenting adalah bukan apa Rizki yang akan diterima atau diperoleh itu, akan tetapi bagaimana cara memperoleh rezeki tersebut, Apa langkah yang harus diambil di dalam menghasilkan/memperoleh Rizki.

Di kehidupan kita sehari-hari, Banyak orang yang berkata ketika melihat ada seseorang yang mengalami kegagalan, mereka mengomentari kegagalan tersebut dengan sebuah perkataan "kamu kurang begini, usahamu kurang begitu, ikhtiarmu masih kurang, ini-mu itu-mu kurang begini, kurang begitu, dan lain sebagai.

Padahal, Mengenai masalah Rizki ini adalah misterius problem. Walaupun begitu semua pasti pasti dapat dan semua ada jatahnya masing-masing. Abdullah bin Masud berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda,

(ليس من عمل يقرب إلى الجنة إلا قد أمرتكم به، ولا عمل يقرب إلى النار إلا قد نهيتكم عنه، لا يستبطئن أحد منكم رزقه، إن جبريل عليه السلام ألقى في روعي: إن أحداً منكم لن يخرج من الدنيا حتى يستكمل رزقه، فاتقوا الله أيها الناس وأجملوا في الطلب، فإن استبطأ أحد منكم رزقه، فلا يطلبه بمعصية، فإن الله لا ينال فضله بمعصيته)

Tiada amalan yang dapat mendekatkan kalian ke surga kecuali telah aku perintahkan dan tiada amalan yang mendekatkan kalian ke neraka kecuali telah aku larang. Janganlah di antara kalian merasa lamban akan datangnya rezeki, karena sesungguhnya Jibril Alaihis Salam telah menyampaikan wahyu kepadaku bahwa sungguh tiada seorang pun yang keluar dari dunia (mati) hingga dipenuhi rezekinya. Wahai umat manusia bertakwalah kepada ALLAH swt dan perbaikilah cara kalian dalam mencari rezeki. Namun bila di antara kalian merasa lamban datangnya rezeki maka janganlah mengais dengan cara maksiat karena karunia Allah tidak akan bisa diperoleh dengan cara maksiat.
( Hadits ini telah diriwayatkan oleh Al - Imam Hakim ).

Melihat makna dari hadits diatas, sungguh tak pantas kiranya apabila kita kecewa, sedih, bahkan sakit hati ketika apa yang kita inginkan tidak kita dapatkan. Andaikata Anda bersedih karena rezeki yang anda inginkan tidak menjadi milik anda, hal itu sangat wajar, tapi jangan sampai kealpaan tersebut membuat anda berlarut-larut atas apa yang tidak anda dapatkan.

Bersabarlah, dan kejernikan fikiran anda, karena di dalam kehidupan ini, apa yang tidak anda dapatkan dan apa yang anda dapatkan, semua memiliki hikmah tersendiri bagi kehidupan.

Dan dengan tetap bersabar anda akan mendapatkan ganti  dari apa yang tidak anda dapatkan, bahkan ganti tersebut bisa berupa hal yang lebih baik untuk anda.

Sekarang Coba anda Renungkan, apabila anda bersabar atas apa yang tidak anda dapatkan, sudah pasti barang itu tetap tidak anda miliki. Akan tetapi, Ketika anda tidak bersabar atas apa yang tidak anda dapatkan, Seperti contohnya anda marah-marah, sedih, gundah dll, Apakah sesuatu yang tidak anda dapatkan tersebut bisa anda dapatkan, bisa secara otomatis jadi milik anda?

Jawabannya pasti TIDAK.

Dan yang pasti yang akan anda dapatkan dengan marah-marah tersebut adalah KENEGATIFAN pada diri anda.

Ingat, di dalam kehidupan ini, segala sesuatu yang anda dapatkan dan yang tidak anda dapatkan di situ terdapat takdir Tuhan yang berlaku.

Sikapi segala sesuatu dengan bijak dan selalu berdoa, agar hal yang terbaik di siapkan dan disediakan untuk kita.
Comment Policy : Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.

Beri Komentar Tutup comment

Disqus Comments