5 Kiat Jitu Menghemat Pengeluaran dalam Keluarga

5 Kiat Jitu Menghemat Pengeluaran dalam Keluarga – Memiliki sebuah keluarga yang dibangun dari adanya cinta, maka sudah barang tentu anda akan menjadi orang yang menanggung segala, baik itu biaya keluarga, seperti sandang, papan, pangan dan lain-lain, juga kebutuhan untuk anak-anak anda dalam mengasuh dan membesarkannya sampai mereka tumbuh dan berkembang menjadi dewasa.

Hal yang membuat pengeluaran anda menjadi banyak biasanya terfokus pada Biaya makan sehari-hari, pendidikan, pakaian, dan hiburan untuk anak-anak. Dalam hal ini maka anda perlu ilmu untuk bisa memanage sehingga anda bisa berhemat. Karena, semakin tahun biaya hidup semakin berkembang, Belum lagi biaya pendidikan untuk anak nanti di perguruan tinggi, yang sudah bisa dipastikan biaya pendidikan di perguruan tinggi semakin hari semakin  meningkat.

Sebenarnya, ada cara mudah dan kiat hemat yang bisa dilakukan untuk menghemat peneluaran dalam keluarga. Berikut ini penjelasan selengkapnya yang sudah dirangkum dari berbagai sumber terpercaya.



1. Membeli bahan makanan di pasar dan memasaknya sendiri merupakan cara terbaik untuk menghemat pengeluaran konsumsi sehari-hari.


Tempat berbelanja bahan makanan dengan harga murah dan terbukti lebih segar adalah pasar tradisional. Berbelanja bahan makanan di pasar tradisional akan menghemat pengeluaran dalam keluarga, dibandingkan berbelanja di supermarket.

Anda bisa menjadwalkan untuk makan di luar rumah satu sampai dua bulan sekali untuk menghibur keluarga dan mengajak mereka pergi ke luar.

Namun, jangan terlalu sering makan di luar rumah dan menjadikannya kebiasaan di rumah tangga Anda.

2. Membeli Barang Bekas, Mengapa Tidak?

Barang bekas yang biasanya memiliki kualitas yang masih sangat baik adalah meja belajar, kursi, meja makan, dan berbagai peralatan memasak.

Tidak ada salahnya untuk membeli berbagai barang tersebut dalam kondisi secondhand karena harga yang ditawarkan bisa lebih rendah dan murah.

Saat ini sudah banyak toko yang khusus menjual berbagai perabot bekas yang sudah diperbaiki dan layak untuk digunakan kembali. Dengan demikian, Anda bisa menghemat pengeluaran dalam keluarga.

3. Fokus Pada Beberapa Les dan Kursus Terlebih Dahulu

Tidak hanya pendidikan formal di sekolah saja, Anda juga perlu mengajarkan anak berbagai keterampilan dan pengetahuan lain seperti alat musik, bela diri, dan bahasa asing.

Fokus terlebih dahulu pada beberapa kursus untuk dipelajari dan jangan mengambil terlalu banyak les sekaligus.

Selain membebankan lebih banyak biaya, kemampuan anak menyerap keterampilan dan pengetahuan menjadi terbatas, saat terlalu banyak les yang diikuti.

Misalnya saja, Anda bisa menawarkan mereka untuk mempelajari salah satu alat musik seperti piano, gitar, drum, atau yang lainya. Biarkan mereka memilih alat musik yang paling disukai dan fokus untuk mendalami satu keterampilan tersebut.

4. Sisihkan Penghasilan Untuk Biaya Rumah

Ini merupakan cara selanjutnya gune menghemat pengeluaran dalam keluarga. Ya, rumah yang dimiliki membutuhkan biaya perawatan, perbaikan, dan berbagai renovasi saat terjadi kerusakan.

Sisihkan sebagian penghasilan yang Anda miliki untuk dana mengecat ulang rumah, memperbaiki plafon yang bocor, dan berbagai perbaikan yang lainnya.

Tidak hanya untuk biaya perbaikan rumah saja, Anda juga perlu menyisihkan uang untuk kemungkinan menambah ruangan dan memperluas bangunan rumah seiring dengan bertambahnya anggota keluarga.

Di mana tempat yang tepat untuk menyisihkan uang tersebut?

Investasi di platform yang menawarkan tingkat imbal hasil kompetitif bisa menjadi solusi terbaik yang bisa Anda lakukan.  KoinWorks menjadi salah satu contoh instrumen investasi yang menawarkan imbal hasil tinggi mulai dari 18% dalam setahun.

Hal yang lebih menariknya lagi adalah modal uang yang perlu disisihkan untuk berinvestasi sangatlah rendah, yaitu minimal  Rp100.000 saja.

Tertarik untuk berinvestasi?

5. Cari Hiburan Sederhana yang Murah di Rumah

Mengajak anggota keluarga dan anak-anak Anda pergi berlibur dan bersenang-senang tidak selamanya harus mengeluarkan biaya yang tinggi dan mahal. Temukan alternatif hiburan di rumah yang menarik, tetapi tetap berbiaya murah.

Misalnya saja, Anda bisa mengajak anak-anak untuk bermain permainan papan atau board games yang menyenangkan.Bermain board games seperti monopoli dan lainnya tidak hanya menyenangkan untuk dilakukan, tetapi juga bisa memperbaiki kualitas hubungan Anda dengan anak-anak.

Bisa juga dengan men-download film dan mengajak mereka untuk menonton bersama dengan menggunakan proyektor seperti layaknya menonton di sebuah bioskop. Jangan lupakan camilan dan minuman ringan untuk menemani waktu menonton dengan keluarga.

Bosan berada di rumah seharian?

Coba ajak mereka ke taman kota untuk menikmati suasana ramai di akhir pekan disana. Beberapa contoh yang kami sebutkan di atas merupakan pilihan alternatif hiburan berbiaya murah yang tidak kalah menyenangkan dengan hiburan mahal seperti menonton bioskop, makan di restoran, atau ke tempat wisata.

Berhemat dan membatasi pengeluaran sebenarnya sangat mudah dilakukan dan diterapkan. Dari contoh di atas dapat terbukti bahwa menemukan hal yang menyenangkan dan menghibur bisa dengan menggantinya dengan alternatif lain yang lebih murah.

Dengan menghemat pengeluaran dalam keluarga artinya ada lebih banyak dana yang bisa disisihkan untuk ditabung dan diinvestasikan untuk masa depan keluarga.

Investasi yang Anda lakukan bisa memenuhi berbagai tujuan keuangan seperti membiayai dana pendidikan anak, biaya berlibur di akhir tahun, dan lain sebagainya.

Jika Anda kreatif, ada banyak sekali cara berhemat yang bisa diterapkan dan bisa dilakukan. Semoga informasi di atas bisa memberikan banyak inspirasi dan pengetahuan yang bermanfaat untuk Anda semua.

Fokus berinvestasi dan berhemat menjadi hal yang harus diprioritaskan, dibandingkan harus membelanjakan uang untuk hal-hal yang memboroskan keuangan keluarga.

Selamat mencoba!

Artikel Terkait:

Silahkan berikan komentar Anda terkait dengan isi artikel di atas, komentar sopan dan tidak meninggalkan spam. Terima kasih

Disqus Comments

Cookie

Situs web ini menggunakan cookie untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami clicking on more information