Untung Tidak Tamat SMP, Kisah Seorang Pengusaha Sukses

Ada seorang Satpam (sebut saja Paijo) yang suatu saat resah, karena perusahaan tempatnya bekerja mensyaratkan bahwa seluruh anggota Satuan Pengamanan kudu berijasah (minimal) SMP.  

Iapun -karena cuma tamatan SD- akhirnya mencoba ikutan ujian persamaan SMP. Namun karena udah tua, daya tangkapnya sudah jauh berkurang. Saat ujian ia pun tidak lulus.

Tanpa kenal menyerah, Pak Paijo pun ikut ujian yang kedua Sama seperti sebelumnya, ia pun kembali tidak lulus.

Begitupun dengan ujiannya yang ketiga.

Akhirnya, pimpinan perusahaan dengan berat hati terpaksa meminta Pak Paijo untuk mengundurkan diri.

Berbekal dengan tekad dan semangat, Pak Paijo coba melamar kemana-mana. Namun karena faktor usia dan tingkat pendidikan, mendapatkan pekerjaan yang layak rasanya adalah sebuah keajaiban.

Pak Paijo pun menyerah.

Namun kebutuhan untuk memberi nafkah pada keluarganya, memaksa pak Paijo untuk melakukan apa yang ia bisa. Berbekal sedikit uang pesangon, pak Paijo berbelanja kacang. Diberinya bumbu. Digoreng. Dan dijajakan ke tempat ia pernah bekerja.

Ternyata jualan Pak Paijo laku keras. Bahkan kacang yang diproduksinya, seringkali dibeli untuk acara-acara istimewa. Dan yang paling luar biasa, ada salah satu perusahaan penerbangan yang memesan kacang untuk diberikan kepada para penumpang selama di angkasa.

Nasib Pak Paijo pun berubah. Perlahan tapi pasti, Pak Paijo mulai mengembangkan usaha kacang miliknya.

Dalam sebuah kesempatan wawancara, salah seorang wartawan mengutarakan kekagumannya, “Wah tamat SD saja, bapak bisa seperti ini…. apalagi kalau tamat SMP”

Sambil tersenyum bijak, mendengar kalimat wartawan tadi, Pak Paijo menjawab, “Wah…. kalau tamat SMP saya cuma jadi pensiunan Satpam sekarang”.

Pelajaran yang bisa kita ambil :


Untung Tidak Tamat SMP, Kisah Seorang Pengusaha Sukses

Kesulitan adalah latihan yang diberikan oleh kehidupan agar kita mau lebih bekerja keras untuk memperoleh keberhasilan

Artikel Terkait:

Silahkan berikan komentar Anda terkait dengan isi artikel di atas, komentar sopan dan tidak meninggalkan spam. Terima kasih

Disqus Comments