Allah Yang Mengabulkan Segala Permohonan Doa

Di salah satu pasar di Bandung, ada seorang pemilik warung kelontong yang umurnya sudah cukup tua. Bertahun – tahun, lelaki itu dan istrinya berjualan. Mengumpulkan keuntungan sedikit demi sedikit demi sebuah cita-cita agar bisa pergi ke baitullah.

Akhirnya setelah bertahun-tahun menabung, suami-istri ini memiliki uang yang cukup untuk pergi ke tanah suci. Namun saat akan membayar ONH ke bank, tiba-tiba suami itri itu menyadari kalau pemilik warung disebelah warung mereka tengah sakit. 

Bahkan berdasarkan informasi yang mereka terima, sahabat mereka tersebut harus di operasi dengan biaya yang lumayan besar.

Sorenya, suami istri itu pergi ke rumah sakit untuk menengok sahabat mereka. Menyaksikan penderitaan yang dirasakan oleh sahabatnya, lelaki itu memutuskan untuk memberikan uang tabungannya guna membiayai operasi sahabatnya.

Malamnya terjadi perdebatan antara suami – istri yang ingin pergi naik haji ini.

“Sudahlah bu…. mudah-mudahan dengan membantu sahabat kita, kita bisa bertemu Allah juga” ujar sang suami. Mendengar perkataan suaminya, sang istripun mengalah dan bersedia menyerahkan hasil tabungannya untuk biaya operasi.

Beberapa minggu kemudian, suami istri ini pun kembali dengan hidup mereka dan mulai bisa melupakan impian untuk naik haji. Namun di suatu malam, mereka kedatangan tamu, yang mengaku dokter dan bekerja di rumah sakit tempat sahabat mereka dirawat.

Sang Dokter bercerita bahwa saat mendengar sang pasien akan dioperasi, ia mendatangi keluarga pasien dan bertanya darimana mereka memiliki uang untuk mengoperasi orang tua mereka. 

Diceritakan bahwa uang itu diperoleh dari sahabat orang tua mereka. Dan betapa kagetnya sang dokter bahwa yang memberikan dana adalah seorang pedagang yang sederhana.

“Itulah kenapa saya datang kesini” ucap sang dokter, “saya sangat terkesan dengan kemurahan hati bapak dan ibu. Saya juga tahu bahwa uang itu rencananya akan digunakan untuk naik haji. Oleh karena itu izinkanlah saya menawarkan bapak dan ibu untuk menemani saya dan istri ke tanah suci”.

Akhirnya atas perkenan Allah SWT, suami-istri itu dapat pergi ke tanah suci dengan ONH Plus (padahal tabungan mereka hanya sanggup membiayai ONH biasa).


berdoalah kepada-Ku maka aku akan mengabulkannya

Kisah ini saya kutip dari cerita temen saya yang juga berjualan di Pasar Andir Bandung.

Artikel Terkait:

Silahkan berikan komentar Anda terkait dengan isi artikel di atas, komentar sopan dan tidak meninggalkan spam. Terima kasih

Disqus Comments

Cookie

Situs web ini menggunakan cookie untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami clicking on more information