Semasa Hidup Sebagai Tukang Penipu, Ketika Mati Masih Bisa Menipu Malaikat

HADITS KE TIGA PULUH 

Hanya Allah Yang Mengetahui Keburukan dan Kebaikan Seseorang



عَنْ عَامِرِ بْنِ رَبِيْعَةَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ قَالَ إِذَا مَاتَ الْعَيْدُ وَاللهُ يَعْلَمُ مِنْهُ شَرًّا وَقَالَ النَّاسُ خَيْرًا يَقُوْلُ اللهُ تَعَالَى لِلْمَلَائِكَةِ اِشْهَدُوْا قَدْ قَبِلْتُ شَهَادَةَ عِبَادِي عَلَى وَغَفَرْتُ لِعَبْدِي مَعَ عِلْمِيْ بِهِ .

Kiatjitu.com - Dari ‘Amir bin Rabi’ah dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam beliau bersabda; “Apabila seorang hamba telah mati dan Allah Ta’ala mengetahui keburukannya namun orang-orang mengatakan baik, Allah Ta’ala akan berfirman kepada para malaikat; Saksikanlah oleh kalian bahwa Aku benar-benar menerima kesaksian hamba-hamba-Ku dan mengampuni hamba-Ku dengan apa yang Aku ketahui”.


Orang Riya' dan Orang Ikhlas Ketika Hari Kiamat Terjadi

HIKAYAT


Seorang Penipu Yang Bisa Menipu Malaikat

KiatJitu.com - Pada zaman dahulu, hiduplah seorang laki-laki yang berprofesi tukang tipu ulung hingga orang-orang menjuluki dan memanggilnya dengan nama Fulan Ath Tharrar (Fulan tukang sebrot). 

Pada suatu hari Tharrar masuk ke dalam pasar hendak menipu seseorang, dan dia mengincar salah seorang penduduk desa, lalu mengucapkan salam kepadanya, berjabatan tangan dan berkata; Kamu adalah teman dekat ayahku dan aku hendak menjamumu sebagai tamuku hari ini. 

Orang itu berkata; Aku tidak kenal denganmu juga dengan ayahmu. 

Kalian Adalah Para Saksi Allah di Muka Bumi 
Tharrar berkata; Kamu benar-benar teman dekat ayahku, mungkin kamu telah lupa namun aku tidak pernah lupa, aku akan menjamumu karena Allah Ta’ala. 

Kemudian Tharrar masuk ke sebuah warung makan yang menjual kepala kambing, lalu dia memesannya dan mengambil roti beserta beberapa macam makanan. 

Umumnya di daerah itu pembeli tidak membayar kecuali setelah makan. Ketika semuanya telah di makan hingga tidak tersisa kecuali sesuap atau dua suap makanan, lantas Tharrar keluar dengan alasan buang air atau tipuan lainnya dan ketika tamu itu hendak pergi, lalu si pemilik warung mencegat dan memintanya untuk membayar semua harga makanan yang telah di makannya. 

Keistimewaan Surat Al-Ikhlas dan Hikayat Mayit dibebas Hutangnya 
Tamu itu berkata; Aku adalah tamunya Fulan. 

Pemilik warung berkata; Aku tidak mau tahu mana yang tamu dan mana yang punya tamu, itu bukan urusannku, yang penting bagiku harga makanan itu di bayar habis perkara.

Adalah Tharrar penipu handal yang menghabiskan masa hidupnya dengan penuh tipuan hingga ketika sakit hendak mati dia menyewa dua orang laki-laki dan setiap orangnya di bayar satu dinar, lalu Tharrar memberikan uang sewa dua dinar kepada dua orang tersebut dan berkata; Apabila aku mati, katakan di belakang janazahku; Sebaik-baik lelaki adalah orang ini, dia adalah orang yang shalih yang senantiasa berbuat kebaikan, hingga orang-orang selesai mengubur dan pulang. 

Lalu ketika dua malaikat Munkar dan Nakir datang ke kuburnya untuk bertanya, lantas keduanya mendengar suara berkata; Tinggalkanlah hamba-Ku, sesungguhnya dia hidup dengan tipuan dan mati dengan tipuan pula. 
Pertolongan Allah Selalu Ada (Pertempuran Jin Musfir Vs Jin Muhair)
Akhirnya Tharrar di ampuni lantaran dua orang saksi itu walaupun keduanya disewa.

kiat jitu Semasa Hidup Sebagai Tukang Penipu, Ketika Mati Masih Bisa Menipu Malaikat www.kiatjitu.com

Dilansir dari Kitab Usfuriyah


Artikel Terkait:

Silahkan berikan komentar Anda terkait dengan isi artikel di atas, komentar sopan dan tidak meninggalkan spam. Terima kasih

Disqus Comments