Malu Karna dan Kepada Allah dan Hikayat Seorang Wanita

HADITS KE DUA PULUH

Malu Dengan Sebenar-benarnya Malu Kepada Allah


عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مَسْعُودٍ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اِسْتَحْيُوا مِنْ اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ حَقَّ الْحَيَاءِ قَالَ فَقُلْنَا يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّا نَسْتَحِي وَالْحَمْدُ لِلَّهِ قَالَ لَيْسَ ذَلِكَ اِسْتِحْيَاءً وَلَكِنْ مَنْ اسْتَحَى مِنَ اللَّهِ حَقَّ الْحَيَاءِ فَلْيَحْفَظْ الرَّأْسَ وَمَا حَوَى وَالْبَطْنَ وَمَا وَعَى وَلْيَذْكُرْ الْمَوْتَ وَالْبِلَى وَمَنْ أَرَادَ الْآخِرَةَ تَرَكَ زِينَةَ الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَآثَرَ الْأَخِرَةَ عَلَى الْأُوْلَى فَمَنْ فَعَلَ ذَلِكَ فَقَدْ اسْتَحْيَا مِنَ اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ حَقَّ الْحَيَاءِ

Dari Abdullah bin Mas'ud ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda; "Malulah engkau kepada Allah ‘Azza wa Jalla dengan sebenar-benar malu". Ibnu Mas'ud berkata; Kami bertanya; Wahai Rasulullah! Sesungguhnya kami malu, alhamdulillah. Beliau menjawab; "Bukan demikian, tetapi barangsiapa yang malu kepada Allah dengan sebenar-benar malu adalah, hendaklah ia menjaga kepala dan apa yang dikandungnya, menjaga perut dan apa yang ditampungnya, hendaklah ia mengingat kematian dan kebinasaan, barangsiapa yang menginginkan akhirat, hendaklah ia meninggalkan kemewahan dunia dan lebih mementingkan urusan akhirat. Barangsiapa yang melakukan itu semua, ia benar-benar malu kepada Allah ‘Azza wa Jalla dengan sebenar-benar malu".


ثُمَّ قَالَ النَّبِيُّ عَلَيْهِ الصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ : اَلْحَيَاءُ مِنَ الْإِيْمَانِ

Kemudian Nabi ‘alaihishshalatu wassalm bersabda; “Malu adalah sebagian dari iman”.
Sayangnya Allah Kepada Hamba Yang Mukmin

HIKAYAT

Dosa yang Sangat Besar Yang Pernah dilakukan Seorang Wanita

KiatJitu.com - Seoarang wanita datang kepada Nabi ‘alaihishshalatu wassalm dan berkata; Wahai Rasulallah! Sesungguhnya aku telah melakukan dosa besar, semoga tuan mengobatiku.

Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda; Bertaubatlah engkau kepada Allah Ta’ala.

Wanita itu berkata; Sesungguhnya bumi telah mengetahui dosaku, aku berbuat dosa di atas bumi dan bumi kelak akan menadi saksi di hari kiamat.

Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda; Sesungguhnya bumi tidak akan menjadi saksi atas dirimu. Allah Ta’ala berfirman; (Yaitu) pada hari (ketika) bumi diganti dengan bumi yang lain. (Qs. Ibrahim 48).


Wanita itu berkata; Sesungguhnya langit benar-benar mengetahui dari atas diriku dan ia kelak akan menadi saksi di hari kiamat.

Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda; Sesungguhnya Allah Ta’ala akan menggulung langit sebagaimana Allah Ta’ala berfirman; (Yaitu) pada hari Kami gulung sebagaimana menggulung kertas. (Qs. Al Anbiya’ 104).


Wanita itu berkata; Wahai Rasulallah! Sesungguhnya malaikat Kirom Al Katibin menulis dosaku dalam buku catatannya.
Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda; Allah Ta’ala berfirman; Sesungguhnya perbuatan-perbuatan yang baik itu menghapus (dosa) perbuatan-perbuatan yang buruk. (Qs. Hud 114).


Kemudian Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda; "Orang yang bertaubat dari dosa, bagaikan orang yang tidak berdosa".

Lalu wanita itu berkata; Sesungguhnya para malaikat menyaksikan atas perbuatanku dan mereka akan menjadi saksi atas jeleknya perbuatanku.

Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda; Sesungguhnya Allah Ta’ala akan melupakan malaikat Hafadzah (pencatat ‘amal) kelak pada hari kiamat.

Di dalam kitab Rabi’il Abrar di sebutkan bahwa Nabi ‘alaihishshalatu wassalam bersabda; Apabila seorang hamba bertaubat kepada Allah Ta’ala, dan Allah Ta’ala telah menerima taubatnya maka Allah Ta’ala akan melupakan malaikat Hafadzah terhadap apa yang telah di lakukan oleh hamba itu.

Kemudian wanita itu berkata; Allah Ta’ala berfirman; Pada hari (ketika) lidah, tangan dan kaki menjadi saksi atas mereka terhadap apa yang dahulu mereka kerjakan. (Qs. An Nur 24).


Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda; Allah ta’ala akan berifirman kepada bumi dan seluruh anggota tubuh seorang hamba; Sembunyikanlah atas seorang hamba kejelekan-kejelekannya dan janganlah kalian menampakkan kepadanya selama-lamanya.

Wanita itu berkata; Wahai Rasulallah! Benar, bahwa semua itu adalah bagi orang yang bertaubat, namun kelak pada hari kiamat ia akan merasa malu kepada allah Ta’ala, bagaimana mungkin seorang hamba akan mampu menanggung rasa malu itu, sebab engkau telah bersabda wahai Rasulallah’ Apabila hari kiamat telah terjadi maka seorang yang berdosa, dosanya akan di sebutkan dan ia akan berkeringat karena merasa malu kepada allah Ta’ala, sebagian dari mereka ada yang beringat hingga sampai ke lututnya, sebagian ada yang sampai ke pusarnya dan sebagian lagi ada yang beringat hingga sampai ke lehernya.

Kemudian Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda; Wahai orang-orang yang beriman! Ingat-ingatlah selalu hari itu dan janganlah kalian lupa darinya, bertaubatlah kepada Allah Ta’ala dan rendahkanlah diri kalian, karena sesungguhnya Allah Ta’ala Maha Penerima taubat.
Menuju Allah Dengan senantiasa Mawas Diri
Dilansir dari Kitab Usfuriyah

Artikel Terkait:

Silahkan berikan komentar Anda terkait dengan isi artikel di atas, komentar sopan dan tidak meninggalkan spam. Terima kasih

Disqus Comments