Hikayat Hasan Al Bashri dan Anak Kecil Pengantar Jenazah

HIKAYAT


Hasan Al-Bashri Melihat Anak Kecil yang Mengantarkan Jenazah

KiatJitu.com - Dari Hasan Al Bashri radliyallahu ‘anhu; Pada suatu hari ketika Hasan Al Bashri radliyallahu ‘anhu sedang duduk di depan rumahnya, tiba-tiba melintaslah jenazah seorang laki-laki yang di iring oleh orang-orang dari belakang, sedangkan putrinya yang masih kecil berada di bawah jenazah itu, berjalan, mengurai rambutnya dan menangis. 

Perawi berkata; Kemudian  Hasan Al Bashri radliyallahu ‘anhu berdiri dan ikut mengiringi jenazah tersebut. 

Lalu puterinya berkata; Oh.. Ayahku! Seumur hidupku belum pernah aku menghadapi hari seperti hariku ini. 

Hasan Al Bashri berkata Kepadanya; Demikian pula, belum pernah ayahmu menghadapi hari seperti hari ini. 

Perawi berkata; Lalu Hasan Al Bashri radliyallahu ‘anhu menshalati janazah tersebut dan kembali pulang. Ke esokan harinya, setelah Hasan Al Bashri mengerjakan shalat shubuh dan ketika matahari telah terbit, seperti biasanya dia duduk di depan rumahnya, tiba-tiba dia melihat puteri itu sedang menangis dan pergi ke kuburan ayahnya. 

Hasan Al Bashri radliyallahu ‘anhu berfikir; Anak ini adalah anak yang pintar, aku akan membuntutinya, siapa tahu dia mengucapkan suatu kata yang bermanfa’at bagiku.

Perawi berkata; Lalu Hasan Al Bashri membuntutinya. Setelah sampai di kuburan ayah anak itu, Hasan Al Bashri bersembunyi dari penglihatannya di balik pohon berduri. 

Lantas anak tersebut memeluk kuburan ayahnya dan meletakkan pipinya di tanah seraya berkata; 
Wahai ayahku! Bagaimana keadaanmu setelah bermalam dalam kubur yang gelap seorang diri tanpa lampu dan tanpa seorang pendamping? 

Wahai ayahku! Kemaren malam aku menghidupkan lampu untukmu, lalu siapakah yang menhidupkan lampu untukmu tadi malam? 

Wahai ayahku! Kemaren malam aku menghamparkan alas untukmu, lalu siapakah yang menghamparkan alas untukmu tadi malam? 

Wahai ayahku! Kemaren malam aku memijit-mijit tangan dan kakimu, lalu siapakah yang memijit-mijitmu tadi malam? 

Wahai ayahku! Kemaren malam aku memberimu minum, lalu siapakah yang memberimu minum tadi malam? 

Wahai ayahku! Kemaren malam aku membolak-balikmu dari satu arah kearah lainnya, lalu siapakah yang membolak-balikmu tadi malam? 

Wahai ayahku! Kemaren malam aku menutupi angotamu yang telanjang, lalu siapakah yang menutup anggotamu tadi malam?

Wahai ayahku! Kemaren malam aku memperhatikan wajahmu, lalu siapakah yang memperhatikan wajahmu tadi malam? 

Wahai ayahku! Kemaren malam engkau memanggilku dan aku menjawab panggilanmu, lalu siapakah yang engkau panggil dan siapakah yang menjawab panggilanmu tadi malam? 

Wahai ayahku! Kemaren malam aku memberimu makan ketika engkau menginginkannya, lalu apakah tadi malam engkau ingin makan? Siapakah yang memberimu makan tadi malam? 

Wahai ayahku! Kemaren malam aku memasak bermacam-macam makanan untukmu, lalu siapakah yang memasak makanan untukmu tadi malam?


Nasehat Hasan Al-Bashri terhadap Anak Kecil Pengantar Jenazah


Perawai berkata; Lantas Hasan Al Bashri menangis dan menampakkan diri, lalu menghampiri anak tersebut dan berkata; 
Wahai anak peremuan kecil! Janganlah engkau berkata seperti itu, tapi katakanlah; Wahai ayahku! Aku menghadapkanmu ke arah kiblat, apakah kini engkau masih seperti itu, ataukah sudah berubah menghadap ke arah yang lain? 

Aku mengkafanimu dengan sebaik-baiknya kafan, apakah kini kafan itu masih utuh, ataukah sudah lepas darimu? 

Wahai ayahku! Aku meletakkanmu dalam kubur, sementara tubuhmu dalam keadaan utuh, apakah kini tubuhmu masih utuh ataukah tubuhmu kini telah  di makan ulat? 

Dan katakan; Sesungguhnya para ‘Ulama’ berkata; Seorang hamba akan di tanya tentang iman. Sebagian dari mereka ada yang menjawab, dan sebagian lagi ada yang terhalang hingga tidak bisa menjawabnya. Apakah engkau dapat menjawab atau apakah engkau terhalang hingga tidak bisa menjawab tentang iman? 

Wahai ayahku! Para ‘Ulama’ berkata; Kubur akan diperluas untuk sebagian ahli kubur, dan untuk sebagian yang lain akan di persempitnya. Apakah kini kuburmu telah di persempit, atau apakah telah di perluas?

Wahai ayahku! Para ‘Ulama’ berkata; Kafan sebagian ahli kubur akan diganti dengan kafan dari surga, dan sebagian yang lain akan dig anti dengan kafan dari neraka. Apakah kafanmu telah dig anti dengan kafan dari neraka, atau apakah telah diganti dengan kafan dari surga? 

Wahai ayahku! Para ‘Ulama’ berkata; Kubur adalah sebagian taman dari taman-taman surga atau sebagian jurang dari jurang-jurang neraka. Apakah kuburmu telah menjadi sebagian taman dari taman-taman surga, atau apakah telah menjadi sebagian jurang dari jurang-jurang neraka? 

Wahai ayahku! Para ‘Ulama’ berkata; Kubur akan memeluk sebagian ahli kubur dengan penuh kasih sayang seperti halnya orang tua yang memeluk anaknya, dan akan membenci serta menghimpit sebagian yang lain hingga tulang-tulangnya menjadi remuk. Apakah kubur memelukmu dengan penuh kasih sayang atau apakah kubur membenci dan menghimpitmu? 

Wahai ayahku! Para ‘Ulama’ berkata; Setiap orang yang di masukkan ke dalam kubur pasti akan menyesal, bagi orang yang taqwa akan menyesal; kenapa tidak memperbanyak ‘amal-‘amal kebaikan? 

Dan bagi orang yang durhakaakan menyesal; kenapa melakukan ‘amal-‘amal kejelekan. Apakah engkau menyesali atas kejelekanmu, atau atas sedikitnya kebaikanmu? 

Siapakah Hamba Yang Paling Buruk di Sisi Allah? Beserta Hikayat

Wahai ayahku! 

Wahai ayahku! Engkau telah pergi dan tidak akan bertemu lagi denganku sampai hari kiamat. Ya Allah! Janganlah engkau menghalangiku kelak di hari kiamat untuk bertemu dengan ayahku. 

Anak itu berkata; Wahai Hasan! Betapa indahnya ratapanmu terhadap ayahku, betapa indahnya nasehatmu kepadaku dan engkau telah menggugahku dari kelalaian. Kemudian anak itu pulang bersama dengan Hasan Al Bashri sambil menangis.

Cerita Aneh Yang Dialami Abdullah bin Al Mubarak tentang Kedermawanan 

kiat jitu Hikayat  Hasan Al Bashri dan Anak Kecil Pengantar Jenazah www.kiatjitu.com
Ahlak Ibrahim bin Ad-ham Ketika Di Pukuli Oleh Budak Yang Dimerdekakannya

Dilansir dari Kitab Usfuriyah

Artikel Terkait:

Silahkan berikan komentar Anda terkait dengan isi artikel di atas, komentar sopan dan tidak meninggalkan spam. Terima kasih

Disqus Comments