Berbakti Kepada Orang Tua Dengan Delapan Kiat, Dijamin Jitu

Hak-Hak Kedua Orang Tua

KiatJitu.com - Kita semua tahu bahwa kedua orang tua adalah sebab adanya manusia terlahir ke dunia ini, andai kata tidak ada jerih payah mereka berdua maka yang namanya manusia tidak akan pernah merasakan buayan dan belaian kasih sayang dimasa kecilnya, andaikata tidak ada perah keringat mereka berdua, maka manusia tidak akan pernah merasakan kebagiaan terlahir kedunia.

Seorang ibu, dia penuh dengan rasa capek dan payah ketika hamil, begitu juga takkala melahirkan, sungguh sangat memberatkan bagi sang ibu, karena sakitnya melahirkan mempertaruhkan pilihan antara hidup dan mati.

Sedangkan seorang ayah, dia akan mengerahkan segenap kemampuannya, perah keringat banting tulang demi untuk memberikan kemanfaatan sang anak baik dari segi jasmani dan rohani dan juga demi masa depan sang anak dengan membekalinya dengan ilmu pengetahuan yang bermanfaat

Begitu besar pengorbanan kedua orang tua, maka dari itu agama memberikan kewajiban kepada anak untuk berbakti kepada orang tua.

Adapun Hal-hal yang wajib bagi seorang anak adalah:

Pertama, 

Hendaknya selalu mengingat kenikmatan-kenikmatan yang telah diberikan kedua orang tua, baik yang berupa materi atau immateri, sehingga hal itu mendorong sang anak bisa mensyukuri nikmat akan adanya kedua orang tua

Kedua, 

Selalu tunduk dan patuh terhadap semua perintah orang tua, baik yang mudah atau pun yang sulit, akan tetapi kepatuhan ini dibatasi, dalam artian selama perintah tersebut tidak dalam rangka kemaksiatan kepada Allah.

Ketiga, 

Ketika duduk bersama orang tua, hendaknya sang anak selalu dalam keadaan khusuk dan penuh perhatian terhadap orang tua dan mendengarkan semua yang di ucapkannya dan juga tidak memfokuskan pada kesalahan-kesalahannya.

Keempat, 

Sebagai seorang anak hendaklah tidak berbuat hal-hal yang menyakitkan orang tua, baik hal tersebut berupa ucapan, perbuatan ataupun tingkah laku, baik secara langsung maupun secara tidak langsung.

Kelima, 

Ketika terjadi sebuah perbedaan pendapat antara sang anak dan orang tua, hendaknya sang anak tidak memperpanjang masalah tersebut sehingga terjadi perdebatan yang sangat panjang, karna dengan adanya perdebatan yang panjang maka nantinya akan membuat sang anak tergiring untuk membatah kedua orang tua.

Keenam, 

Hendaknya sang anak tidak berjalan di depan orang tua, karena hal tersebut dinilai tidak sopan oleh syariat kecuali dalam hal berkhidmah kepadanya.

Ketujuh, 

Hendaknya sang anak selalu mendoakan kedua orang tua agar supaya kedua orang tua selalu di rahmati oleh Allah dan segala kekhilafan dan kesalahannya dimaaf oleh Allah.

Kedelapan, 

Ketika orang tua keluar dari koridor agama, hendaknya sang anak selalu menasehatinya dan memberi perintah kepada orang tua untuk kembali ke jalan yang benar dan hal ini dilakukan dengan cara yang ma'ruf (baik, sopan santun) dan melarang kemungkaran yang diperbuatnya. 

Hal ini tiada lain bentuk sebuah keinginan agar kedua orang tua selamat dari api neraka sebagaimana keinginan keselamatan sang anak di kala sang ibu melahirkannya. sebagai mana Allah berfirman:

وَقَضَىٰ رَبُّكَ أَلاَّ تَعْبُدُوٓاْ إِلاَّ إِيَّاهُ وَبِٱلْوَٰلِدَيْنِ إِحْسَٰنًا ۚ إِمَّا يَبْلُغَنَّ عِندَكَ ٱلْكِبَرَ أَحَدُهُمَآ أَوْ كِلا هُمَا فَلَا تَقُل لَّهُمَآ أُفٍّۢ وَلاَ تَنْهَرْهُمَا وَقُل لَّهُمَا قَوْلاً كَرِيمًا وَاخْفِضْ لَهُمَا جَنَاحَ الذُّلِّ مِنَ الرَّحْمَةِ وَقُل رَّبِّ ارْحَمْهُمَا كَمَا رَبَّيَانِي صَغِيراً

"Dan Tuhanmu telah memerintahkan agar kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah berbuat baik kepada ibu bapak. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berusia lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah engkau mengatakan kepada keduanya perkataan "ah" dan janganlah engkau membentak keduanya dan ucapkanlah kepada keduanya perkataan yang baik.  Dan rendahkanlah dirimu terhadap mereka berdua dengan penuh kesayangan dan ucapkanlah: "Wahai Tuhanku, kasihilah mereka keduanya, sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku waktu kecil"

Adapun untuk ibu, nabi Muhammad memerintahkan untuk lebih berbakti kepadanya dan berbuat baik melebihi ayah sebagaimana sabdanya:
بر الوالدة على الولد ضعفان

"Berbakti kepada ibu adalah dua kali lipat (melebihi berbakti kepada ayah)"

Artikel Terkait:

Silahkan berikan komentar Anda terkait dengan isi artikel di atas, komentar sopan dan tidak meninggalkan spam. Terima kasih

Disqus Comments

Cookie

Situs web ini menggunakan cookie untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami clicking on more information