Ahlak Ibrahim bin Ad-ham Ketika Di Pukuli Oleh Budak Yang Dimerdekakannya

KiatJitu.com

HADITS KE DUA PULUH TUJUH 

Keadilan Allah Kelak Pada Hari Kiamat

عَنْ عِكْرِمَةَ مَوْلَى ابْنِ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللهُ تَعَالَى عَنْهُمَا قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا كَانَ يَوْمُ الْقِيَامَةِ سَتَرَ اللهُ بَيْنَ عَبْدٍ وَبَيْنَ كُلِّ النَّاسِ فَيَدْ فَعُ إِلَيهِ كِتَابَ حَسَنَاتِهِ فيقرؤه فَيَقُوْلُ اللهُ تَعَالَى مَا تَرَى؟ فَيَقُوْلُ أَرَى حَسَنَاتٍ كَثِيْرَةً فَيَقُوْلُ اللهُ تَعَالَى هَلْ نَقَصَ مِنْهَا شَيْئٌ؟ فَيَقُوْلُ لَا ثُمَّ يَدْفَعُ إِلَيْهِ كِتَابَ سَيِّئَاتِهِ فَيَقْرَؤُهُ فَيَقُوْلُ اللهُ تَعَالَى مَا تَرَى؟ فَيَقُوْلُ أَرَى سَيِّئَاتٍ كَثِيْرَةً فَيَقُوْلُ اللهُ تَعَالَى أَتَعْرِفُهَا؟ فَيَقُوْلُ نعَمْ فَيَقُوْلُ اللهُ تَعَالَى هَلْ زِيْدَ عَلَيْكَ؟ فَيَقُوْلُ لَا ثُمَّ يَدْفَعُ إِلَيْهِ رِقْعَةً فَيَقْرَؤُهَا فَيَقُوْلُ اللهُ تَعَالَى مَا تَرَى؟ فَيَقُوْلُ أَرَى حَسَنَاتٍ كَثِيْرَةً فَيَقُوْلُ اللهُ تَعَالَى أَتَعْرِفُهَا؟ فَيَقُوْلُ لَا فَيَقُوْلُ اللهُ تَعَالَى هَذَا مِمَّا ظَلَمُوْكَ وَآذَوْكَ وَأَخَذُوْا مَا لَكَ مِنْ غَيْرِ عِلْمِكَ

Dari ‘Ikrimah mantan budak Ibnu ‘Abbas radliyallahu ‘anhuma ia berkata, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda; “Apabila hari kiamat telah terjadi, Allah Ta’ala akan menjadikan penghalang antara seorang hamba dan tiap-tiap manusia. 
Kemudian Allah Ta’ala memberikan kepadanya buku catatan kebaikannya lalu dia membacanya, lantas Allah Ta’ala bertanya; Apa yang kamu lihat?

Dia menjawab; Aku melihat kebaikan yang sangat banyak. 
Allah Ta’ala bertanya; Apakah ada sesuatu yang kurang darinya? 

Dia menjawab; Tidak. 

Kemudian Allah Ta’ala memberikan kepada buku catatan kejelekannya lalu dia membacanya. 

Lantas Allah Ta’ala bertanya; Apa yang kamu lihat? 

Dia menjawab; Aku melihat kejelekan yang sangat banyak. 

Allah Ta’ala bertanya; Apakah kamu mengetahuinya? 

Ya, jawabnya. 

Apakah ada suatu tambahan? 

Dia menjawab; Tidak. 

Kemudian Allah Ta’ala memberikan kepadanya lebaran lalu dia membacanya. Lantas Allah Ta’ala bertanya; Apa yang kamu lihat? 

Dia menjawab; Aku melihat kebaikan yang sangat banyak. 

Allah Ta’ala bertanya; Apakah kamu mengetahuinya? 

Dia menjawab; Tidak. 

Allah Ta’ala berfirman; Itu adalah ke dzaliman orang-orang kepadamu, perlakuan orang-orang yang menyakitimu dan mengambil hartamu tanpa sepengetahuanmu”.
Baca Juga Keistimewaan Surat Al-Ikhlas dan Hikayat Mayit dibebas Hutangnya

HIKAYAT

Ahlak Ibrahim bin Ad-ham Terhadap Budak Yang dimerdekakannya

KiatJitu.com - Ibrahim bin Ad-ham mempunyai 72 budak. Ketika telah bertaubat dan kembali kepada Allah Ta’ala, dia memerdekakan semuanya. kemudian salah seorang dari mantan budaknya minum khamer lalu bertemu dengan Ibrahim bin Ad-ham dan berkata; Wahai Fulan! Antarkan aku ke rumahku. 

Ibrahin bin Ad-ham menjawab; Baiklah. 

Lantas Ibrahim bin Ad-ham mengantarkannya ke sebuah kuburan. Setelah budak itu melihat kuburan, dia langsung memukul Ibrahim bin Ad-ham dengan keras dan berkata; Aku telah bilang; Antarkan aku kerumahku tapi mengapa engkau malah mengantarkanku ke kuburan?. 
Baca Juga Sayangnya Allah Kepada Hamba Yang Mukmin Ketika Sakit
Ibrahim bin Ad-ham berkata; Wahai orang yang tolol dan bodoh! Inilah rumah yang haqiqi, dan yang selainnya hanyalah fatamorgana. 

Lantas budak itu kembali memukul dan mencambuknya, namun setiap kali di cambuknya, Ibrahim bin Ad-ham berkata; Semoga Allah Ta’ala mengampunimu. 

Begitu kejadian ini terus berlangsung, tiba-tiba datanglah seorang laki-laki lain dan berkata; Wahai Fulan! Apa yang kamu lakukan, mengapa kamu memukul majikanmu yang telah memerdekakanmu? 

Pada saat itu budak tersebut tidak mengerti bahwa orang yang di pukulnya adalah majikannya, lalu bertanya; Siapakah orang ini? 

Baca Juga Pertolongan Allah Selalu Ada (Pertempuran Jin Musfir Vs Jin Muhair)

Laki-laki itu menjawab; Dia adalah Ibrahim bin Ad-ham yang telah memerdekakanmu. 

Ketika telah mengerti bahwa orang yang dipukulnya adalah orang yang telah memerdekakannya, dia lantas turun dari kudanya dan meminta ma’af kepada Ibrahim bin Ad-ham. 

Ibrahim bin Ad-ham berkata; Aku terima permohonan maafmu, aku telah memaafkan dan mengampunimu. 

Budak itu berkata; Aku telah memukul dan menyakiti tuan, namun tuan senantiasa mendoakanku dengan baik dan setiap pukulan tuan berdo’a; Semoga Allah Ta’ala mengampunimu? 

Ibrahim bin Ad-ham berkata; Bagaimana mungkin aku tidak akan mendoakanmu dengan baik, sedangkan kamu adalah orang yang menjadi sebab bagiku untuk masuk surga lantaran pukulan dan penganiyayaanmu kepadaku.
"Baca juga : Cara Allah Memberi Rizki dan Hikayah Taubatnya Ibrahim bin Ad-ham"
kiat jitu Ahlak Ibrahim bin Ad-ham Ketika Di Pukuli Oleh Budak Yang Dimerdekakannya www.kiatjitu.com

Dilansir dari Kitab Usfuriyah

Artikel Terkait:

Silahkan berikan komentar Anda terkait dengan isi artikel di atas, komentar sopan dan tidak meninggalkan spam. Terima kasih

Disqus Comments