7 Keutamaan Sodaqoh dan Hikayat Wanita Penyelamat Ibunya Dari Neraka

KETAHUILAH! Bahwasanya di dalam sodaqoh terdapat tujuh macam keutamaan:

  1. Sodaqoh dapat menghilangkan kesulitan. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda; “Sesungguhnya sodaqoh itu dapat menolak 70 macam mala petaka’”.
  2. Sodaqoh dapat menyembuhkan penyakit. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda; “Obatilah penyakiymu dengan sodaqoh”.
  3. Sodaqoh dapat manjadi pelindung. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda; “Lindungilah harta-hartamu dengan sodaqoh”.
  4. Sodaqoh dapat meredam murka Allah Ta’ala. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda; “Sodaqoh dapat menghindarkan seseorang dari murka Allah Ta’ala dan menghindarkan dari mati su’ul khatimah”.
  5. Sodaqoh dapat mempererat tali prsaudaraan. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda; “Sodaqoh adalah hadiah, hendaklah kalian saling memberi hadiah, maka kalian akan saling sayang menyayangi”.
  6. Sodaqoh dapat melembutkan hati. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda; “Apabila seseorang menemukan shifat keras dalam hatinya, hendaklah ia memperbanyak sodaqoh”.
  7. Sodaqoh dapat menambah panjang umur. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda; “sodaqoh dapat menghindarkan seseorang dari bala’ mushibah dan menambah panjang umur”.


HIKAYAT

Seorang Wanita Yang Menyelamatkan Ibunya Dari Neraka

KiatJitu.com - Dari sayyidah ‘A’isyah radliyallahu ‘anha; Bahwasanya sesorang wanita datang kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam sementara tangan kanannya lumpuh, lalu berkata; Wahai Rasulallah! Berdo’alah kepada Allah hingga Allah memperbaiki tanganku dan memulikannya seperti sedia kala. 

Kemudian Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bertanya kepadanya; Apakah gerangan yang menyebabkan tanganmu lumpuh? 

Dia mejawab; Dalam mimpiku aku melihat seolah-olah hari kiamat benar-benar terjadi, neraka jahannam benar-benar di nyalakan, surga di dekatkan dan neraka telah menjadi jurang. Lantas aku melihat ibuku di dalam salah satu jurang dari beberapa jurang neraka jahannam, tangannya memegang sepotong lemak (gajih) dan tangan satunya memegang gombal kecil yang dua-duanya di gunakan untuk melindungi dirinya dari api neraka. 
Keutamaan Hari Jum'at Di sisi Allah Bagi Ummat Islam
Kemudian aku berkata; Mengapa aku melihatmu berada dalam jurang ini wahai ummaah! Sedangkan kamu adalah orang yang taat kepada Tuhanmu dan suamimu ridla kepadamu? 

Ibuku menjawab; Wahai puteriku! Sesungguhnya aku adalah orang yang pelit ketika masih hidup di dunia, tempat ini adalah tempat orang-orang yang pelit. 

Aku bertanya; Apa lemak (gajih) dan gombal kecil yang ada di tanganmu ini? 

Ibu menjwab; Ini adalah sodaqoh yang aku sodaqohkan di dunia, se umur hidupku, aku tidak pernah bersodaqoh kecuali dengan lemak (gajih) dan gombal kecil ini, karena itu aku di beri lemak (gajih) dan gombal kecil ini, dan aku menjadikannya pelindung diriku dari api neraka dan siksa. 

Aku berkata; Di manakah ayahku? 

Ibu menjawab; Ayahmu adalah orang yang dermawan, dia berada di tempat orang-orang dermawan di dalam surga. 
KeDahsyatan Kalimat Tauhid "Laa Ilaaha Illallahu"
Lalu aku pergi ke surga. Ternyata ayahku sedang berdiri di pinggir telagamu wahai Rasulallah, memberi minum orang-orang. 

Dia menerima gelas dari tangan sayyidina ‘Aly, sayyidina ‘Aly dari tangan sayyidina ‘Utsman, sayyidina ‘Utsman dari tangan sayyidina ‘Umar, sayyidina ‘Umar dari tangan sayyidina Abu Bakar, dan sayyidina Abu Bakar dari tanganmu wahai Rasulallah. 

Aku berkata; Wahai ayahku! Ibuku adalah wanita yang taat kepada Tuhannya dan engkau ridla terhadapnya, dia sekarang ada di salah satu jurang neraka jahannam dan engkau memberi minum orang-orang dari telaga Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, sedangkan ibuku sekarang dalam keadaan kehausan, maka berilah dia seteguk saja minuman dari air telaga. 

Ayahku menjawab; Sesungguhnya ibumu berada di tempat orang-orang pelit, maksiat dan berdosa, dan Allah Ta’ala mengharamkan air telaga Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bagi orang-orang pelit, maksiat dan berdosa. 

Lantas aku mengambil air telagamu dari gelas ayahku dengan tanganku untuk memberi minum ibuku. 

Ketika ibuku meminumnya, terdengarlah seruan berkata; Semoga Allah Ta’ala melumpuhkan tanganmu, engkau telah memberi minum wanita maksiat yang pelit dari telaga Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam. 

Ternyata setelah terbangun, tiba-tiba tanganku menjadi lumpuh. Lalu Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda; Kepelitan ibumu telah membayakanmu di dunia, mana mungkin kepelitan itu tidak akan membahayakan ibumu di akhirat. 
Dengan Ilmu, Seseorang Akan Ditakuti Lawan Disegani Kawan
Kemudian sayyidah ‘A’isyah radliyallahu ‘anha berkata; Sesungguhnya Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam meletakkan tongkatnya di atas tangan wanita tersebut dan bersabda; Wahai Tuhanku! Demi mimpi yang dia ceritakan, semoga Engkau menyembuhkan tangannya. Lantas tangan wanita itu sembuh kembali seperti sedia kala.

Artikel Terkait:

Silahkan berikan komentar Anda terkait dengan isi artikel di atas, komentar sopan dan tidak meninggalkan spam. Terima kasih

Disqus Comments

Cookie

Situs web ini menggunakan cookie untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami clicking on more information