Showing posts with label Serba-serbi. Show all posts
Showing posts with label Serba-serbi. Show all posts

MAKALAH: AWAL PERTUMBUHAN ISLAM

KATA PENGANTAR


Kiat Jitu - Puji dan syukur penulis panjatkan ke hadirat Allah SWT karena atas rahmat dankarunia-Nya penulis dapat menyelesaikan tugas ini.Penulis menyadari bahwa dalam penyusunan tugas ini masih banyak kekurangan, baik dari segi isi, penulisan maupun kata-kata yang digunakan. Oleh karena itu, segalakritik dan saran yang bersifat membangun guna perbaikan laporan kerja praktek ini lebihlanjut, akan penulis terima dengan senang hati. Tidak lupa penulis ucapkan terima kasihkepada semua pihak yang telah membantu dalam penyusunan tugas ini.Akhirnya, tiada gading yang tak retak, meskipun dalam penyusunan makalah ini penulis telah mencurahkan semua kemampuan, namun penulis sangat menyadari bahwahasil penyusunan makalah ini jauh dari sempurna dikarenakan keterbatasan data danreferensi maupun kemampuan penulis.

Nabi Muhammad adalah sosok terpopuler seteleh Beliua di utus oleh Allah SWT sebagai nabi terakhir. Beliau membawa penerangan bagi semua umat di dunia ini dan menjadi penyempurna agama-agama sebelumnya. Namanya sering disebut-sebut, keluhuran budi pekertinya menjadi suri tauladan bagi semua umat. Beliau lahir di tengah-tengah masyarakat arab jahiliah. Saat Rosul berusaha menerangi dan meluruskan banyak yang menentangnya. Walaupun demikian Rosul tetap berusahaterus menerus. Dan akhirnya Beliau berhasil 

AWAL PERTUMBUHAN ISLAM


BAB I

PENDAHULUAN


A. LATAR BELAKANG


Sering kita mendengar bahwa peristiwa masa lalu bisa dijadikan sebagai jas merah, sebenarnya maksud dari kata jas merah itu sendiri adalah “jangan sampai melupakan sejarah”. Apalagi kita sebagai orang Islam tentunya harus paham akan sejarah perkembangan islam di masa lalu. Hal ini perlu agar kita mampu menganalisa dan mengambil ibrah/hikmah dari setiap peristiwa yang pernah terjadi. 

Dalam makalah kali ini akan dibahas mengenai Awal Pertumbuhan Islam fase Mekkah dan Madinnah. Dan tim penulis dengan segenap kemampuan pengetahuan akan membahas tentang perkembangan dan Pertumbuhan Islam di Mekkah dan Madinnah dalam bab Pembahasan.

Dengan segala keterbatasan tim penulis, maka dalam makalah ini tidak akan dijabarkan satu persatu secara rinci, tapi akan dibahas inti dari Sejarah Perkembangan Islam fase Mekkah dan Madinnah pada waktu itu.

B. RUMUSAN MASALAH

Adapun yang menjadi rumusan masalah sebagaimana tertuang
dalam kata pendahuluan, meliputi:
1. Bagaimana Awal Pertumbuhan Islam serta perjuangan yang ditempuh oleh Nabi Muhammad SAW beserta sahabat dalam menyiarkan Islam ?
2. Bagaimana Awal Pertumbuhan Islam yaitu membahas mengenai Hijrahnya Nabi Muhammad SAW dari mekkah ke Madinnah ?

Demikianlah sedikit gambaran mengenai isi makalah ini yang tim penulis buat dengan metode literatur kaji pustaka terhadap buku-buku yang berhubungan dengan tema makalah yang kami buat dan berdasar pada diskusi yang kami lakukan.

BAB II

PENGANGKATAN NABI MUHAMMAD MENJADI RASUL




Keadaan kota Makkah sebelum kenabian Muhammad SAW sungguh sangat memprihatinkan sekali, semua orang kala itu berada pada titik seperti hewan. Orang-orang miskin dihina, bahkan juga wanita hanyalah sebuah pemuas nafsu belakan dan sebagai pelengkap kehidupan di dunia, pendewaan kepada para dewa-dewa dan juga adanya skat-skat status sosial sangat memberi kontribusi besar akan kerusakan moral kala itu. Melihat kegelapan pada umatnya, Muhammad merasa prihatin dan mengundurkan (mengasingkan) diri dari keramaian, bertahanus menyepi di gua Hira’ di puncak gunung Nur di luar kota Makkah. Hal itu dilakukan oleh Beliau agar mendapat petunjuk dari Yang Maha Kuasa, dan hal tersebut berhasil dengan datangnya malaikat Jibril pada tanggal 17 Ramadhan, dan Rasulullah SAW mendapatkan wahyu yang pertama, yaitu surat Al-Alaq ayat 1-5, yang artinya :

1. Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang Menciptakan,
2. Dia Telah menciptakan manusia dari segumpal darah.
3. Bacalah, dan Tuhanmulah yang Maha pemurah,
4. Yang mengajar (manusia) dengan perantaran kalam,
5. Dia mengajar kepada manusia apa yang tidak diketahuinya. (QS. Al-‘Alaq 1-5)

Sebegitu kagetnya, Nabi Muhammad dengan kedatangan malaikat Jibril yang menyampaikan wahyu kepada beliau, badan Beliau menggigil ketika pulang ke rumah istrinya tercinta. 

Istrinya, Khadijah dengan bijaksananya ikut merasakan apa yang terjadi pada suaminya. Pergilah Khadijah menemui Waraqah Ibnu Naufal, anak pamannya yang ahli kitab (Nasrani) yang telah menerjemahkan sebagian Injil ke bahasa Arab, dan menanyakan kepadanya; gerangan apa yang tersembunyi di balik peristiwa yang belum pernah dialami oleh Muhammad sebelumnya.

Waraqah menjawab bahwa; Muhammad telah menerima Namus (Undang-undang atau Kitab, berasal dari bahasa Yunani noms sebagaimana dikatakan oleh Montogomery Watt), besar seperti yang diterima Musa. Dengan itu, maka Muhammad akan didustakan banyak orang, seperti disiksa, diusir, dan diperangi.

Dengan wahyu pertama itu nabi Muhammad belum diutus untuk mendakwahkan apa yang beliau terima. Dengan keadaan yang masih menggigil dan berselimut, nabi Muhammad mendengar suara gemerincing yang keras yang tidak pernah beliau dengar sebelumnya, ialah surat Al-Mudasir ayat 1-7, yang artinya :

1. Hai orang yang berkemul (berselimut),
2. Bangunlah, lalu berilah peringatan!
3. Dan Tuhanmu agungkanlah!
4. Dan pakaianmu bersihkanlah,
5. Dan perbuatan dosa tinggalkanlah,
6. Dan janganlah kamu memberi (dengan maksud) memperoleh (balasan) yang lebih banyak.
7. Dan untuk (memenuhi perintah) Tuhanmu, bersabarlah. (QS. Al-Mudatsir : 1-7)


Dengan turunya ayat tersebutlah nabi Muhammad SAW diangkat sebagai Rasul yang harus berdakwah, mengajak umatnya untuk mengagungkan nama Tuhan, meninggalkan penyembahan terhadap berhala dan membersihkan jiwa dan raga

BAB III

STRATEGI DAKWAH RASULULLAH


Rasulullah Saw adalah contoh terbaik, dalam menggerakkan dan mengelola dakwah. Keberhasilannya dalam mengajak manusia kepada agama Allah, terhitung spektakuler. Dengan tidak memakan waktu yang lama, yaitu dalam kurun waktu kurang lebih 23 tahun beliau telah berhasil mengajak memtauhikan mayoritas orang arab yang sebelumnya mayoritas menyembah berhala, yang imbasnya secara alamiah dari generasi ke generasi Islam telah menyebar ke seantero jagad. 

Jumlah populasi muslim dunia, kini yang mencapai kurang lebih 1.5 milyar tak lepas dari kiprah beliau selama 23 tahun tersebut.

Keberhasilan dakwah Rosulullah kala itu tidak lepas dari seruan ajakan yang berlandaskan pada memberi kabar gembira dan ultimatum, seperti yang dituturkan di dalam al-qur'an, Allah berfirman :
"Serulah kepada Allah atas dasar basyiroh, aku dan orang-orang yang mengikutiku. Maha suci Allah, aku tiada termasuk orang-orang musyrik" ( Yusuf ;108 )”

Beberapa mufassir memberikan keterangan , yang dimaksud ‘ala basyiroh pada ayat diatas adalah ‘ala sunnah atau ala ilmin , maknanya ; dakawah kepada Allah hendaklah berdasar sunnah rasul-Nya. Perintah ini sangatlah logis, sebab telah terbukti dalam lembar sejarah Muhammad Saw sebagai rasul terakhir benar-benar telah berhasil dengan gemilang menjadikn Islam sebagai rahmatan lil alamin. 

Seorang peneliti barat bernama Michael Hurt, telah melakukan sebuah penelitian yang mendalam tentang siapakah orang paling berpengaruh yang pernah ada di dunia ini, akhirnya Michael Hurt menempatkan Muhammad Saw pada urutan pertama dari 100 tokoh dunia yang paling berpengaruh.

Tulisan berikut ini akan menyajikan secara garis besar sejarah Rasulullah Saw dalam dakwah, sehingga pengaruh dakwah dari Rasulullah hingga sampai pada kita seperti sekarang ini.
Fase Dakwah Rasulullah. 

Para ahli sejarah mencatat, bahwa dakwah rasulullah terbagi menjadi ada dua tahapan, dakwah sirriyah dan dakwah jahriyyah. Pada awal berdakwah, Rosulullah berdakwah secara sirri, dan hal ini berlangsung selama kurang lebih 3 tahun di awal masa kenabian, dan awal berdakwah secara jahri diawali setelah turunnya surat Al-Hijr ayat ; 92.

Keberhasilan dakwah rasulullah yang paling menonjol pada masa dakwah sirriyah, dapat diringkas ada 3 strategi penting dan sangat mendasar , antara lain;

a) Dakwah dengan cara rekruitment ( ad-da’wah ‘alal isthifa’ ).

Rekrutment pertama kali yang dilakukan oleh Rosulullah adalah istrinya sendiri Khadijah, dan dari kalangan saudara adalah Ali bin Abi Thalib, dan dari kalangan tokoh masyarakat adalah Abu Bakar As-shidiq. dari tiga orang yang awal memeluk islam inilah dimulainya perjalanan misi islamisasi terhadap kaum kafir quraisy, yang paling besar berperan dalam dakwah awal-awal islam adalah peran istri nabi, yaitu Khadijah, dalam penyampaian dakwah keislaman, Khadijah secara totalitas mendukung dakwah beliau dengan pertaruhan total seluruh harta, jiwa dan raganya, tak hanya itu, Abu Bakar juga berperan menyampaikan misi nabi Muhammad para tokoh kaum quraisy. 

Menurut Ibnu Ishak sebagai seorang ahli sejarah berpendapat, masuk Islamnya Abu Bakar ( Ibnu Qohafah ) memberikan sumbangsih keberhasilan yang gemilang, Abu bakar berhasil mengislamkan para pemuka-pemuka quraisy ke dalam barisan dakwah rasulullah, antara lain ; Utsman bin Affan, Abdurrahman bin Auf, Zubair bin Awwam , Saad bin Abi Waqas dan Thalhah bin Ubaidillah. Dari Keenam sahabat inilah terbentuklah sebuah istilah generasi assabiquunal awwalun ( generasi pertama Islam ).

b) Dakwah dengan melibatkan para kaum wanita.  

Rasulullah melihat bahwa keterlibatan kaum wanita adalah hal yang niscaya, karena kaum wanita sesungguhnya memiliki kekuatan dahsyat, apabila ini diperdayakan untuk gerakan dakwah maka akan menghasilkan hasil yang sangat besar. 

Dua orang wanita yang sangat besar pengaruhnya terhadap perkembangan awal-awal islam adalah  Khadijah dan Asma binti Abu Bakar. Dari kedua wanita inilah secara bertahap istri-istri tokoh terkemuka kaum quraisy  masuk Islam, dan diantaranya adalah bibi Rasulullah dari jalur bapaknya.

c) Dakwah difokuskan pada pembinaan aqidah.

Pembinaan aqidah pada masa awal risalah difokuskan di rumah salah seorang sahabat yang bernama Arqom bin Abil Arqom, di pinggiran kota Makkah. di dari sinilah Rosulullah mengatur strategi berdakwah, dan di rumah ini pulalah Umar bin Khattab mengikrarkan diri masuk islam.

hal-hal yang mendoronga Keberhasilan dakwah rasulullah pada masa dakwah jahriyah, antara lain: 

a) Dakwah kepada kerabat ( da’watul aqrobin ). 

Pertemuan-pertemuan atar saudara dan keluarga oleh Rosulullah dijadikan sarana untuk mengajak para kerabatnya kepada pentahidah, baik saudara atau kerabat yang menonjol dikalangan masyarakat quraiys atau yang tidak menonjol. dari kalangan kerabat yang berhasil di ajak oleh Rasulullah adalah dua orang paman rasulullah yang akhirya dari kedua paman inilah Rosul mendapakatkan pembela dari misi dakwah beliau, 

Pertama Abu Thalib , meski belum mau menerima ajaran Islam, namun inilah palang pintu utama rasulullah dalam menghadapi intimidasi kaum quraisy. 
Kedua , Hamzah bin Abdul Mutholib, selain telah menerima ajaran Islam , beliau inilah yang menjadi palang pintu kedua rasulullah dalam menghadapi intimidasi dari Abu Jahl dan Abu Lahab.


b) Dakwah dengan memamfaatkan momentum dan media yang umum ( dakwah ‘ammah ). 

Media–media umum yang bisa dipergunakan untuk dakwah tak luput dari perhatian rasulullah dalam menegakkan dakwah risalah. berhajinya orang-orang kaum quraisy yang masih mengikuti sisi-sial millah nabi ibrahim oleh rasulullah dijadikan media untuk dakwah, hingga berhasil bergabung dalam barisan dakwah beliau 12 orang dari suku Aus dan Khazroj dari Madinah pada musim haji. 

Pada musim haji berikutnya , 12 orang ini membawa 70 orang dari Madinah yang bersedia masuk Islam dan setia membela rasul dalam perjuangan dakwahnya. Di dalam sejarah Peristiwa inilah disebut dengan Ba’aitul aqobah pertama dan Ba’aitul aqobah kedua.


c) Dakwah dengan mengirim utusan atau surat menyurat

Dalam dakwahnya Rosulullah memanfaatkan ekspedisi surat menyurat, beliau memang ummy, akan tetapi kecerdasan beliau tidak pernah menghalangi takdir ke-ummy-an tersebut sebagai penghalang untuk berhenti mengajak kepada tauhid bagi orang-orang atau raja-raja yang jaraknya jauh dari beliau bertempat tinggal. 

Dengan memanfaatkan kepiawayan para sahabat dalam menulis, beliau memanfaatkan kepandaian para menulis sahabat dijadikan media untuk mengajak para orang atau raja yang letaknya jauh dari tempat tinggal beliau. 

Diantara para raja yang berhasil masuk Islam dengan media surat menyurat adalah raja Najasi di Habasyah ( Ethiophia – Afrika ). raja Najasyi memberikan sumbangsih kontribusi perjuangan dalam dakwah islam yang tidak kecil. 

Media pengiriman surat pada akhirnya dikembangkan oleh orang-orang sepeninggal beliau, baik dari kalangan shohabat ataupun para tabi'in dalam menyebarkan dakwah islam kesegenap penjuru dunia

Dari ketiga point di atas, itulah hal yang penting yang yang bisa dipaparkan lewat tulisan singkat ini, kalau membahas satu persatu dan secara rinci, tentunya tidak mungkin apabila dipaparkan pada kesempatan ini, hal tersebut dikarnakan terbatasnya waktu dan kesempatan. Namun yang paling penting bagaimana kita bisa meneladani strategi dakwah beliau , di era abad informasi ini, guna terus menggelorakan dakwah Islam di muka bumi ini.


BAB 4
PELETAKAN DASAR-DASAR PERADABAN ISLAM


Visi dan Misi yang dilakukan Rosul SAW dalam periode ini adalah pembinaan terhadap masyarakat Islam yang baru terbentuk. Pada tahapan ini Rosul menanamkan dasar-dasar kebudayaan Islam,sehingga dengan penanaman dasar-dasar Islam terwujudlah masyarakat yang Islami. 

Prinsip Dasar-dasar yang ditanamkan beliau adalah Al-Quran dan Hadits yang di dalamnya terdapat nilai dan norma yang mengatur manusia dan masyarakat.

Masjid adalah tempat pertama kali dibangun oleh Rosul. Selain sebagi tempat ibadah, masjid juga menjadi tempat berkumpulnya masyarakat untuk menuntut ilmu, membahas permasalah dan lain sebagainya.

Nabi Muhammad SAW selain sebagai Nabi dan Rasul, beliau juga merupakan ahli politik. Sehingga tidak ada dari pihak luar yang berani menyerang, hal itu dikarnakan kecerdasan Rosul dalam berpolitik dengan orang non-muslim.

Bangsa Arab Sebelum Islam 


Bangsa arab merupakan bangsa yang keadaan alamnya sangat tandus dan kering, karena sebagian besar permukantanahnya terdiri dari pasir. hanya bagian tertentu saja yang memilik air dan air tersebut mengalir sampai ke laut.

Bangsa Arab adalah keturunan dari pada Smit, yaitu keturunan Sam ibn Nuh, negara yang masih serumpun dengan bangsa arab adalah Babilonia, Kaldea, Asyuria, Ibrani, Phunisia, dan Habsyi. Para sejarawan Arab nilai bahwa bangsa Arab terbagi menjadi dua kelompok besar, yaitu Arab Baidah dan Arab Baqiyah. Ke dua bangsa tersebut sudah ada jauh sebelum Islam lahir.

Jauh-jauh hari sebelum islam datang, masyarakat Arab sudah membentuk komonitas dengan adanya kabilah-kabilah, hal ini dilakukan untuk menandai dari mana seseorang itu berasal, kabilah sendiri adalah organisasi keluarga besar yang terikat oleh pertalian darah antara anggota(nasab}. 

Didalam Sebuah kabilah ada seorang pemimpinnya, dan pemimpin kabilah disebut syaikh al-qabilah, pemilihan ketua kabilah dilakukan oleh para anggota keluarga paling tua. dengan adanya kabilah inilah akhirnya Solidaritas kesukuan atau ashabiyah qabiliyah dalam kehidupan masyarakat Arab sangat kuat.

Zaman jahiliah adalah zaman pra islam. Zaman ini dibagi menjadi dua yaitu zaman jahiliah pertama dan zaman jahiliah kedua. Zaman jahiliah pertama tidak dapat diketahui sejarahnya tetapi zaman jahiliah kedua dapat diketahui dengan jelas. 

Pada zaman jahiliah inilah masyarakat Arab sudah mengetahui ilmu pengetahuan dan sedikit Madani, akan tetapi, dikarenakan kemerosotan moral yang terjadi pada masa itu, maka predikat jahiliah diberikan kepadanya.
  
Dalam masa-masa jahiliyah dan perkabilahan di arab pada masa itu, sejarah mencatat ada Beberapa kabilah yang pernah menguasai mekah antara lain Amaliqah, Jurhum. Khiza’ah, dan Quraisy. Dan pada akhirnya Quraisy merebut kekuasaan dari Khiza’ah dibawah pimpinan Qushai dan akhirnya Qushai mendirikan dar al-nadwah untuk tempat musyawarah bagi penduduk Mekah kala itu. 

Selain itu, Ia juga mengatur urusan-urusan Ka’bah dengan membentuk al-siqayah, al-rifadah, al-liwa, dan al-hijabah. Dari keempat badan koordinasi ini semua dipegang oleh anak cucu Qushai sampai pada Abd al-Muthallib,yaitu kakek Rosulullah SAW. 

Pada masa itu, Sebagian besar bangsa Arab jahiliah adalah penyembah berhala, hanya sebagian kecil saja yang beragama nasrani ataupun yahudi. Setiap kabilah memiliki patumg sendiri. Sehingga di pinggir Di Ka’bah terdapat patung yang jumlahnya 360 patung. 

Hanya saja Ada empat patung yang terkenal yaitu Lata, Uzza, Manah, dan Hubal. Keempat patung ini adalah milik kabilah Quraisy. Sebenernya mereka percaya kepada Allah sebagai pencipta, pengatur dan penguasa alam semesta. 

Tetapi, mereka mengingkari kehidupan sesudah mati. Keyakinan Mereka dalam menyembah patung tersebut adalah hanya untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Kepercayaan kepada Allah adalah sisa ajaran Ibrahim As. selain kabilah di atas, Adapula kabibilah yang menyembah binatang atau disebut dengan golongan Shabiah.

Muhammad Saw Sebelum Kenabian.


Rosulullah SAW terlahir dari kalangan bangsawan Quraisy. Beliau termasuk dalam keturunan Ismail as. Keluarga nabi Muhammad termasuk dalam salah satu penguasa Ka’bah. Rosulullah lahir dalam keadaan yatim. 

Kehidupan Beliau pada waktu kecil sangat sengsara. Sampai dia diasuh oleh Abu Thalib, dia sangat menyayangi Muhammad, dia pergi kemana pun Muhammad selalu diajak.  Pada saat Muhammad berusia 15 tahun terjadi perang fajar atau pendurhakaan.

Muhammad pada waktu itu ikut memunguti anak panah pamannya. Perang ini mengahasilkan kesepakatan persyarikatan disebut hilf al-fudlul yaitu sumpah utama. Tujuannya yaitu memberi perlindungan kepada orang yang teraniaya di kota Mekah.

Muhammad pada usia 24 tahun berdagang ke Syria. karena kepandaian Muhammad menarik pembeli dan juga mempunyai akhlak yang mulia Khadijah jatuh cinta kepadanya. Dan akhirnya menikah Muhammad berusia 25 tahun dan khadijah 40 tahun.

Diangkat Menjadi Rosul


Pada 17 Ramadlan tahun 13 sebelum hijrah, Muhammad mendapat wahyu dari Allah SWT melalui Jibril. beliau mendapatkan wahyu yang pertama yaitu surat al-Alaq. Penobatan Muhammad menjadi Rosulullah ditandai dengan turunnya wahyu kedua yaitu Surat al-Mudatstsir.

Mendakwahkan Islam dan Reaksi Quraisy 


Orang yang pertama kali menyatakan beriman adalah Khadijah, Ali ibn Abi Thalib dan Abu Bakar. dan akhirnya oleh para sahabat nabi Muhammad. pada priode Mekah dakwah nabi Muhammad ditempuh dengan tiga tahap yaitu dakwah dengan diam-diam, dakwah semi terbuka, dan yang terakhir yaitu dakwah terbuka.
       
Menurut pendapat imam Syalabi ada lima faktor penyabab orang Quraisy menentang dakwah Rosulullah, yaitu:

1.         Persaingan pengaruh dan kekuasaan.
2.         Persamaan derajat.
3.         Takut dibangkitkan setelah mati.
4.         Taklid kepada nenek moyang.
5.         Perniagaan patung.

Orang-orang Yatsrib masuk Islam


Sudah menjadi kebiasaan Rosulullah setiap musim haji mengunjungi kemah-kemah haji untuk melakukan dakwah. oleh karena hal itulah banyak orang-orang yang terkamuka di Yastrib mulai tertarik pada ajakan Rosulullah akan ketauhidan. 

Mereka pun berikrar tidak menyekutukan Tuhan, tidak mencuri, tidak berzina, tidak membumuh anak-anak, tidak memfitnah, dan tidak mendurhakai Muhammad SAW. 

Peristiwa ini dikenal dengan Baiah al-Aqabah al-Ula(Baiat Aqabah Pertama). Dan pada beberapa saat kemudian terjadi Baiah Aqabah kedua (Baiah al-Aqabah al-Tsaniyah).

Hijrah ke Yastrib


Ketika dakwah Rosul mulai menyebar di sebagian wilayah makkah, Kehidupan Rosulullah selalu diultimatum oleh kaum Quraisy. Sebagai kepala pimpinan dari orang-orang yang mulai memeluk islam,maka Rosulullah meminta para sahabatnya untuk hijrah ke Yatsrib. 

Akan tetapi Rosulullah sendiri baru berangkat ke Yatsrib selah sebagian besar kaum muslimin sudah pergi ke Yatsrib. Sejak kedatangan Rosulullah ke Yatsrib, akhirnya nama yatsrib berubah nama menjadi Madinah al-Rasul atau al-Madinah al-Munawwarah, dan disanalah Rosulullah membangun masjid.

Pembinaan Masyarakat dan Peletakan Dasar-dasar Kebudayaan Islam.


Tugas utama Rosulullah adalah membimbing masyarakat Madinah yang baru terbentuk, dari Rosulullah membangun Masjid Nabawi, dan pembentukan karakter yang langsung dipandu oleh Rosulullah dan para sahabatnya, Rosul dan para sahabatnya mengajarkan kehidupan yang sesuai dengan ajaran Islam. 

Dalam bidang perpolitikan, Rosulullah mengadakan perjanjian dengan penduduk non muslim yang ada Madinah, dalam perjanjian ini ditetapkan hak kemerdekaan memeluk agamanya masing-masing. dengan perjanjian ini kota Madinah menjadi Madinahal-Haram yang artinya yang sebenarnya. 

Asas-asas mayarakat Islam yang diletakkan Rosulullah di Kota Madinah antara lain al-ikha (persaudaraan), al-musawah (persamaan), al-tasamuh (toleransi), al-tasyawur (musyawarah), al-ta’awun (tolong menolong) dan al-adalah (keadilan).


Memelihara dan Mempertahankan Masyarakat Islam.  


Setelah begitu banyak orang yang percaya kepada Rosulullah kekuatan Islam mulai diperhitungkan. Kekuatan yang nyata memusui Islam, yaitu orang-orang Yahudi, orang-orang munafik dan kafir Quraisy dengan sekutunya.

Rongrongann kaum Yahudi


Kaum Yahudi Madinah yaitu Bani Qainuqa, Bani Nadlir dan Bani Quraidhah. Kaum yahudi ini berusaha menghentikan perkembangan Islam yang begitu pesat dengan cara menipu, menghasut, memprovokasi dan cara-cara yang lain supaya mereka meninggalkan agamanya.

Rongrongan orang-orang munafik 


Orang-orang munafik sering kali mengaku beriman kepada Rasulullah, namun juga tidak jarang mereka menghalangi orang lain masuk Islam. Mereka juga mengadakan hubungan baik dengan kaum Yahudi untuk bersama-sama menghancurkan muslimin. 

Rongrongan kafir Quraisy dan sekitarnya. 


Pindahnya Rosulullah ke Madinah yang dikarnakan ultimatum orang kafir Quraisy, hal ini tidak menyurutkan kafir Quraisy untuk tetap memusuhi kaum muslimin. Sehingga Allah menurunkan ayat yang mengizinkan muslimin mengangkat senjata untuk melawan kafir Quraisy. 

Terjadi banyak peperanggan  antara kaum muslimin dangan kafir Quraisy, diantaranya perang badar, disebut perang badar karena kejadian peperangan ini terjadi di dekat sumur badar, ada juga perang Khandaq, disebut perang Khahad karena kaum muslimin menggunakan parit sebagai benteng pertahanan. 

Ada juga perang Ahzab, karena musuh yang menyerang Madinah terdiri dari golongan yang bersekutu. perang ini dituturkan dalam al-Qur’an surat ke-33 yang sesuai dengan nama perang ini, yaitu al-Ahzab.

Fase Perjuangan setelah Perang Ahzab


Pada bulan Dzu al-qa’dah 6 H Rosulullah dan sekitar 10.000 sahabatnya berangkat ke Mekah untuk menunaikan umrah dan haji. Mereka berangkat ke Mekah tanpa membawa senjata supaya tidak ada prasangka yang bukan-bukan dari kaum Quraisy. 

Akan tetapi, kaum Quraisy tetap bersikukuh tidak memperbolehkan muslimin masuk kota Mekah.

Rosulullah mengutus Utsman ibn Affan untuk menemui kaum Quraisy guna menyampaikan kedatangan mereka ke Mekah. Akan tetapi ada desas-desus bahwa Utsman ibn Affan dibunuh. 

Termakan oleh desas-desus tersebut Rosulullah mengadakan sumpah setia berperang sampai tercipta kemenangan, sumpah setia ini disebut baiah al-ridlwan. 

Sumpah setia ini menggetarkan kaum Quraisy dan mereka membebaskan Utsman dan mengutus Suhail ibn Amr al-Amiri untuk mengadakan perjanjian damai dengan kaum muslimin. perjanjian ini dikenal dengan nama Hudaibiah yang pokoknya sebagai berikut:

Segala permusan antara kedua pihak dihentikan selama 10 tahun.
Setiap orang Quraisy yang dating kepada kaum muslimin tanpa seizing walinya harus ditolak dan dikembalikan.

Setiap arang Islam yang menyerahkan diri kepada pihak Quraisy tidak akan dikembalikan;

Setiap kabilah yang ingin bersekutu dengan kaum Quraisy maupun dengan kaum muslimin tidak boleh dihalang-halangi oleh salah satupihak yang membuat perjanjian ini.

Kaum Muslimin tidak boleh memasuki Mekah pada tahun ini, namun diberi kesempatan pada pada tahun berikutnya dengan sebuah syarat yaitu tidak membawa senjata, kecuali pedang dalam sarungnya dan tidak tinggal di Mekah lebih dari tiga hari. 

Dalam peristiwa ini Rosulullah menunjukkan kemampuan yang luar biasa dalam berdiplomasi politik. Dalam Perjanjian ini kelihatannya merugikan orang-orang Muslimin, akan tetapi justru menguntungkan orang-orang Muslimin. 

Langkah Rosulullah adalah mengirimkan surat kepada kepala-kepala Negara disekitar jazirah Arab. Usaha Rosulullah mendapat banyak tantangan dan banyak mengakibatkan peperangan. Rosulullah tidak putus asa dan pada akhirnya berhasil.

Pada tahun 9 H para utusan kabilah-kabilah Arab datang menghadap Rasulullah menyatakan masuk Islam. Disusul oleh para utusun dari Yaman dan sekitarnya pada tahun 10 H. Oleh karena itu, tahun tersebut disebut tahun para utusan atau ‘am al wufud. Setelah Rasulullah berjuang kurang lebih 20 tahun, Islam mulai merata di jazirah Arab. 

Bangsa Arab yang sebelumnya terpecah belah, kini mulai bersatu padu dibawah satu komando yaitu Rasulullah dan bernaung di bawah satu panji yaitu panji Islam.


Haji Wada’ dan Akhir Hayat Rosulullah


Pada tanggal 25 Dzu al-Qa’dah 10 H Rosulullah bersama 100.000 sahabatnya pergi dari Madinah ke Mekah untuk menunaikan haji. Tepat ditengah hari di Arafah, beliau meyampaikan pidato yang sangat penting, sehingga pidato tersebut dikenal dengan khuthbah al-wada’I atau pidato perpisahan. 

Pidato ini sangat penting karena berkaitan dengan hubungan antar manusia maupun manusia dengan penciptanya. Sekitar tiga bulan sesudah menunaikan ibadah haji, Rosulullah menderita demam beberapa hari. 

Beliau menunjuk Abu Bakar untuk menggantikannya mengimami shalat jamaah. pada hari senin 12 Rabiul Awwal 11 H bertepatan 8 juni 632 M Rosulullah menghembuskan nafas terakhir dalam usia 63 tahun.


PENUTUP
Kesimpulan


Pertumbuhan Islam tidak lepas dari peranan Rosulallah Muhammad S.A.W.  Beliau mengenalkan Agama Islam dengan segala cara, karena Islam memang agama yang mengatur segala sendi–sendi kehidupan, mulai dari moral, religious, kenegaraan, kebangsaan, sosial dan ekonomi dengan segala ketentuan Allah S.W.T

Begitu sulit dan berat tugas Nabi Muhammad untuk menanamkan dan menumbuhkan Islam pada zamannya, dengan pengorbanan luar biasa tanpa pamrih agar Islam menjadi suatu teladan, panduan dan rambu–rambu dalam kehidupan kita.

Tugas kitalah sebagai ummat nabi Muhammad meniru dan meneruskan langkah perjuangannya, sehingga kita bisa mendapatkan syafaat dan bisa berkumpul di surga-Nya kelak, Maka dari itu sebagai generasi muda Islam kita berkewajiban untuk mengahrgai perjuangan Rosulallah Muhammad S.A.W dengan cara mengamalkan ajarannya melalui ibadah kita.

Mungkin cukup sekian pembahasan makalah mengenai Sejarah Pertumbuhan Islam di Mekkah dan Madinnah. Semoga makalah ini bermanfaat bagi kita semua serta dapat membuka dan mengingatkan memori kita kembali betapa Agung Islam itu, dan lebih menghargainya dengan menjalankan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya. Jika ada kekurangan kami mohon maaf. Karena kesempurnaan hanyalah milik Allah S.W.T
www.kiatjitu.com MAKALAH AWAL PERTUMBUHAN ISLAM kiat jitu

MAKALAH: SEJARAH PENDIDIKAN ISLAM

BAB I

PENDAHULUAN

Kepercayaan masyarakat Indonesia sebelum datangnya Islam telah mengalami beberapa kali peralihan. 

Pertama, nenek moyang bangsa Indonesia yang menganut kepercayaan Animisme dan Dinamisme. 

Kedua, Melalui perkembangan peradaban masyarakat Indonesia muncul kepercayaan baru yakni agama Hindu dan Budha.

Agama Hindu dan Budha menjadi kepercayaan nenek moyang masyarakat Indonesia sampai sekitar abad XV Masehi, sampai pada masa pemerintahan kerajaan Majapahit,Sriwijaya,Singosari dan Pajajaran. Kebosanan masyarakat pada sistem Kasta yang menganggap manusia sebagai sesuatu tak berguna serta kemerosotan yang tajam dari berbagai kerajaan Hindu dan Budha merupakan jalan yang lebih mudah bagi para penyebar Agama Islam di Indonesia.

Ada beberapa faktor yang mempengaruhi kemerosotan tersebut diantaranya adalah :


  1. Terjadinya perebutan kekuasaan di kalangan keluarga keraton.
  2. Tidak adanya kerjasama antara satu kerajaan dengan kerajaan yang lain,bahkan terjadi persaingan antar kerajaan tersebut.
  3. Kebosanan daerah-daerah kekuasaannya terhadap pemerintahan pusat kerajaan,sehingga dengan kekacauan tersebut dimanfaatkan oleh daerah-daerah untuk mengembangkan potensi dan berbenah diri untuk melepaskan diri dari kekuasaan kerajaan
  4. Sistim kasta yang mengelompokkan masyarakat menjadi berkelas-kelas dan tidak sederajat.

BAB II

TRANSMISI PENGETAHUAN KEISLAMAN DI INDONESIA

Pada waktu kerajaan Hindu/Budha mengalami kemerosotan dan sebaliknya masyarakat mengalami kemajuan baik dalam bidang Ekonomi maupun peradaban, masyarakat acuh terhadap kekacauan yang ada dalam keraton dan tidak lagi memperhatikan kebijakan-kebijakan pemerintah, khususnya kasta Waisya dan Kasta Sudra. Demikianlah keadaan masyarakat Indonesia sebelum datangnya Islam.

Tujuan utama kedatangan dan proses peng-Islaman terutama di hubungkan dengan faktor ekonomi yaitu melalui pelayaran dan perdagangan. 

Para pedagang dari berbagai Negara Arab yang datang ke Indonesia bukan semata untuk memperdagangkan barang dagangannya dan mencari bahan-bahan baru yang merupakan kebutuhannya, melainkan juga membawa tugas suci yakni menyebarkan agama Islam dengan cara damai.

Proses perkawinan antara pedagang Muslim dengan anak-anak bangsawan Indonesia,dapat mempercepat pembentukan dan perkembangan agam Islam dari satu keluarga menjadi satu lingkungan masyarakat.Proses peng- Islaman melalui jalur perkawinan Ternyata lebih cepat daripada proses sebelumnya (perdagangan).

Proses penyebaran Agama Islam juga terjadi melalui jalur pendekatan sosial budaya. Unsur-unsur budaya setempat seperti : tulisan, bahasa, arsitektur, kesenian, juga unsur-unsur budaya lainnya dengan nilai -nilai Islam.

Hal ini dilakukan para Mubaligh khususnya yang menyebarkan agama Islam di Sumatra dan Jawa. Di Sumatra terdapat istilah adat Makeuta, yaitu adat yang berlaku di kalangan masyarakat yang merupakan hasil perpaduan antara adat lokal atau adat yang berlaku sejak nenek moyang masyarakat Aceh dengan adat yang didasari nilai- nilai Islam.

Adat yang banyak dipengaruhi oleh Islam dapat terlihat pula dalam gending, nyanyian dan beberapa permainan anak kecil.

Setelah jumlah masyarakat Islam di Indonesia makin banyak bahkan telah mampu mendirikan suatu pemerintahan bercorak Islam,sehingga penyebaran Islam dapat dilakukan dengan lebih sempurna.

Dakwah Islam dilakukan dengan cara berceramah atau lebih dikenal dengan penyampaian ilmu secara komunikasi. Dalam melaksanakan sistem ceramah ini Mubaligh mendirikan beberapa lembaga seperti : Masjid, Surau dan pondok pesantren. Melalui lembaga-lembaga ini para Mubaligh Islam menyampaikan berbagai macam ilmu pengetahuan agama Islam dan membina masyarakat.

Kita dapat memperhatikan bagaimana para wali di Jawa melaksanakan dakwahnya. Diantaranya Maulana Malik Ibrahim sebagai tokoh pendiri lembaga pondok pesantren pertama di Jawa, Serta para Mubaligh-Mubaligh lain yang juga berjasa dalam dakwah Islam di berbagai daerah. Sistem kasta yang mengelompokkan masyarakat menjadi berkelas-kelas dan tidak sederajat.   

BAB III

PENUTUP



A. KESIMPULAN



Masuknya agama Islam ke Indonesia adalah dengan jalan damai, tidak dengan jalan kekerasan. Proses peralihan dari agama Hindu/Budha ke agama Islam melalui berbagai jalur yaitu perkawinan, perdagangan, sosial budaya, adat istiadat, kesenian dan sebagainya.

Hal ini menandakan bahwa agama Islam sangat luwes dan sesuai dengan nilai budaya tradisi lokal masyarakat indonesia, serta sesuai dengan sifat kemanusiaan.

kiat jitu MAKALAH SEJARAH PENDIDIKAN ISLAM www.kiatjitu.com

B. REFERENSI


  1. Yatim, Badri, DR, M.A. Sejarah Peradaban Islam Dirasah Islamiyah, Raja Grafindo Persada, Jakarta.
  2. Marwan Saridji, dkk. Drs., Sejarah Pondok Pesantren di Indonesia, Jakarta, Dharma Bhakti,1983.
  3. Muntholib, Abd, dkk, H. Drs. Sejarah Kebudayaan Islam I, Direktorat Jendral Pembinaan Kelembagaan Agama Islam, Jakarta, 1998


Kiat jitu: Langkah-langkah Meracik Takaran Kopi Supaya Rasanya Pas dan Nikmat

Kiat jitu Meracik Takaran Kopi yang Rasanya Pas dan Nikmat

Kiat Jitu - Meminum kopi pada dasawarsa akhir-akhir ini seakan sudah menjadi sebuah tren dan tren tersebut lama berakhirnya, sehingga sekarang banyak orang-orang yang memulai mengadu peruntungan dengan membuka kedai kopi atau caffe untuk meraup pundi-pundi uang dengan adanya tren yang sedang booming akhir-akhir ini.

Meracik takaran kopi sungguh memerlukan sebuah pengalaman yang panjang dan lama sehingga bisa mengetahui takaran kopi yang bagaimana yang bisa pas dengan selera sendiri dan juga selera orang banyak, dalam artian, kopi tersebut diminum sendiri puas, diminum orang lain juga puas. 

Mulai dari tahun 2000-an saya sudah menjadi orang yang termasuk kecanduan kopi sehingga ketika sehari saja saya tidak ngopi pastinya kepala ini seakan-akan mau pecah, jadi sampai sekarang minum kopi /ngopi sudah menjadi keharusan bagi diri saya pribadi.

Apakah semua kopi bisa menyembuhkan sakit kepala saya?

Ternyata tidak...! ada takaran yang harus di perhitungkan dalam peracikannya sehingga kebutuhan suplai kopi dalam tubuh terpenuhi dan rasa sakit di kepala menjadi hilang.

Saya yakin, banyak orang yang mirip seperti saya dalam kasusnya, dia merasa tidak bergairah, lemas. sakit kepala dan lain-lain apabila tubuh belum diasupi kopi.

Setelah lama dan jauh melanglang buana dalam mencicipi, menikmati, merasakan, dan juga melihat efeknya bagi tubuh saya, ternyata takaran kopi yang nikmat, mantab dan juga pas bagi diri saya dan juga kebanyakan orang, ada takaran yang harus dipenuhi. disamping juga yang perlu diperhatikan adalah kopi tersebut murni dan sedik campurannya. Bukan kopi yang banyak campurannya, yang mana campurannya sama kopinya 50%-50%, kalo begitu adanya, rasanya malah entah gimana gituu. apalagi yang campurannya kopi 30% dan campurannya 70%. itu bukan kopi namanya. asal hitam aja.. hahaha

Ok gan, inilah kiat jitu dalam menakar kopi yang pas dan mantab yang sesuai dengan selera kebanyakan orang.


Kiat Jitu mengungkap Racikan takaran kopi:

Pertama, 

Supaya mudah dalam menakar, ambilah gelas yang berukuran tanggung yang bagian bawahnya ada garisnya. lihat gambar dibawah ini.
Gelas tanggung yang kebanyakan orang-orang penjual kopi miliki

Kedua,

Masukkan gula sebanyak dua sendok makan kedalam gelas tersebut, memasukkan gula tersebut tidak usah banyak seperti menggunung, cukup biasa saja. (bagi yang suka rasa pahit, bisa mengurangi takaran gulanya)


Ketiga, 

Setelah gulanya masuk, masukkanlah kopi sehingga jumlah kopi dan gula yang ada di dalam gelas tersebut sejajar lurus dengan garis bawah gelas. lihat gambar di bawah ini
Sejajar lurus atau lebih banyak sedikit tidak menjadi masalah, bagi yang suka pahit bisa dikurangi gulanya atau di tambahi kopinya

Agan bisa kira-kirakan sendiri berapa banyak kopi yang dimasukkan kedalam gelas tersebut, sehigga ketika agan ingin membuat kopi lagi, agan sudah tau seberapa banyak takaran kopi yang harus agan masukkan.

Cukup sekian dulu Kiat Jitu dari saya, SELAMAT BERKARYA

PENTOL BAKAR DAN CARA MEMBAKARNYA ALA CAK NOEN

Pembakaran Pentol Bakar yang Tepat Supaya Nikmat


Hai gan, kali ini Kiat Jitu  akan memberikan trik tentang bagaimana membakar pentol ala cak Noen Perak yang pentolnya terkenal menggigit di lidah dan pedesnya yang bikin amboooy di mulut. 
Oia gan, bagi yang belum kenal cak Noen dan ingin kenalan sama cak Noen bisa langsung saja hubungi nomer yang ada di gambar ini: 

 PENTOL BAKAR DAN CARA MEMBAKARNYA ALA CAK NOEN www.kiatjitu.com

Ok, langsung saja kita ke pembahasan di TKP...
Bagi yang belum tau tehnik awal pembuatan pentol ala cak Noen, bisa dilihat di sini

Penting di ketahui ni gan, membakar pentol ala cak noen ini beda lo dengan cara pembakaran sate pada umumnya, karena di dalam pembakaran pentol ini ada tekhnik khusus supaya pentol jadi gurih, rasa bumbu melekat dan kekenyalan pentol sedikit berbeda dengan pentol yang tanpa di bakar, karena dengan tehnik pembakaran maka lemak yang ada di pentol akan menjadi garing dan kering karena terkena pengasapan panas dari arang.

yang perlu dipersiapkan untuk membakar pentol adalah:

  1. Arang dan tempatnya
  2. Kecap
  3. Saos
  4. Sambel yang sudah di gerus

Ok, Inilah cara pembakarannya : 

Pertama, 

Setelah pentol sudah matang dan sudah di tusuk dengan tusuk sate, langsung saja nyalakan arang yang sudah agan persiapkan sebelumnya. setalah arang sudah membara perapiannya itu artinya pentol siap di taruh di atasnya


Kedua, 


Baluri pentol dengan kecap, kecap disini adalah kecap yang agan siapkan (kalau punya cak Noen, kecapnya itu kecap yang bentuknya cair, bukan yang masih kental, karena kecap itu memang di persiapkan untuk membaluri pentol, kecap tersebut di beri campuran kaldu, supaya kelezatan pentol bertambah nikmat ketika dimakan)
 PENTOL BAKAR DAN CARA MEMBAKARNYA ALA CAK NOEN www.kiatjitu.com
setelah pembaluran kecap yang pertama lalu di baluri saos 

Ketiga, 

Setelah pentol di taruh di perapian sate, bolak baliklah pentol tersebut sekira pentol tersebut tidak gosong separuh, kan berabe kalo gosong separuh. hehehe



Keempat, 


Sekira udah setengah kering pentol dan kecak yang di balurkan tadi, maka angkatlah pentol tersebut, dan baluri dengan saos, disini fungsinya adalah supaya pentol dan rasa saos menyatu dengan pentol, jadi nantinya setelah matang tidak usah pake saos
 PENTOL BAKAR DAN CARA MEMBAKARNYA ALA CAK NOEN www.kiatjitu.com
pembaluran saos kedua setelah di baluri kecap kedua

Kelima, 

Sekira udah setengah kering pentol yang di luluri saos, angkat lagi pentol tersebut, dan luluri kembali dengan kecap kaldu itu kembali


Keenam, 


Angkat kebali pentol tersebut dan baluri lagi dengan saos itu kembali. jadi dalam hal ini, membaluri pentol dengan kecap dua kali, membaluri dengan saos juga dua kali. 


 PENTOL BAKAR DAN CARA MEMBAKARNYA ALA CAK NOEN www.kiatjitu.com
inilah bentuk jadinya setelah semua proses sudah dilakukan
Bay the way, untuk yang suka dengan selera pedas, maka campurkanlah cabe yang telah digerus tersebut kedalam saos, untuk soas beda dengan kecak, kalau kecap tidak kental, kalau saos tetep seperti awal belinya, tidak di tambahi apa, cuma saja kalau memang suka dengan selera pedas bisa di tambah cabe pada soasnya.

Sekian dulu dari saya, dan SELAMAT BERKARYA

PENTOL BAKAR ALA CAK NOEN

Membuat Pentol Bakar Yang Nikmat ala cak Noen



Hai gan, jumpa lagi dengan saya di Kiat Jitu, kali ini saya akan membagikan kiat yang jitu cara membuat pentol enak dan nikmat ala cak Noen perak Jombang.

PENTOL BAKAR www.kiatjitu.com

Jualan pentol kayaknya bisa dilirik nih oleh para pebisnis yang masih dalam tahap mencari bisnis yang tepat untuk bisa memenuhi kebutuhan hidupnya, selain modalnya gak begitu besar, pentol juga banyak disukai oleh orang-orang mulai dari kalangan anak-anak, sampai yang dewasa, terutama ibu-ibu yang suka nyemil, paling suka kalo makan pentol hehehehe


Oia gan,... sebelumnya kita bahas apa itu pentol, lebih baiknya  kita definisikan dulu pentol itu apa ya... karna sebutan pentol di tiap daerah beda-beda loo gan, ada yang cilok, ada yang cilot, ada somay, bakso dan lain-lain, pokoknya macem-macemlah nama sebutannya. cuma ahkirnya ada definisi khusus yang disandang oleh bakso karna ada kandungan yang dilebihkan sedikit daripada yang lain, padahal ni... cara bikinnya sama aja... aneh kan?? wkwkwk 


Definisi pentol menurut para pakar



Kalo menurut Wikipedia, pentol adalah sebutan untuk jajanan tradisional serupa seperti bakso namun kandungan dagingnya lebih sedikit, terkadang pentol hanya terbuat dari tepung kanji. bisa dicek di sini 


Kalo menurut Kompasiana pentol adalah sebutan untuk sejenis bakso yang komposisi dagingnya lebih sedikit dari pada bakso, bahkan kadang hanya tepung kanji saja. bisa dicek di sini

Kalau dilihat dari kedua definisi di atas, ada sedikit perbedaan pentol sama bakso, meskipun dalam pembuatannya sama saja.. hehehe



Ok gan, langsung saja kita ke pembahasan pembuatan pentol sate ala cak Noen. 



Apa saja komposisi dari Pentol bakar ala cak Noen? 

Pertama, 

Siapkan satu kilo setengah (1½ KG)  tepung kanji, dan setengah kilo (½ KG) tepung sagu atau tepung aren

Kedua, 

Siapkan daging ayam sebanyak dua kilo (2 KG)

Ketiga, 

Siapkan daging (¼) kurat (daging yang keras yang berbentuk urat)

Keempat, 

Bawang putih secukupnya

Kelima, 

Bawang pre secukupnya

Keenam, 

Penyedap rasa secukupnya 

Setelah semua komplit dan Ok, langsung aja gan meluncur ke tukang selep (tempat penyelepan) pentol, jangan salah tukang selep padi hahaha


Oia gan, dari bahan2 yang telah saya sebutkan di atas, nanti kalau dah jadi pentol, pentolnya akan agan dapatkan sebanyak 260-280 sebesar jempol jari orang dewasa, adanya perbedaan jumlah banyaknya pentol itu tergantung dari kadar air yang ada di dalam pentol, kalau waktu nyelep kekurangan es, maka pentol akan keras dan sulit untuk di cetak, kalau terlalu encer juga gak enak, jadi yang sedang2 saja gan.. karyawan selep udah hafal banget tu berapa kadarnya, enak tidaknya pentol yang akan jadi pun, pak tukang selep juga tau, kan semua tergantung berapa banyak daging yang ikut di selep pada waktu itu...




Kalau nanti udah mateng pentolnya, agan boleh coba dah, gimana rasanya pentol masterpiss dari agan, enak enggak...? hehehehe



Rasa pentol enak atau tidaknya, banyak faktor yang mempengaruhi gan, bisa karna bumbunya tidak pas, yang nantinya bisa sangat asin, atau tidak ada rasanya karna lupa gak pake garam hehehe...



Tapi pastinya, nikmat tidaknya pentol tergantung bahan bahannya gan, banyak tidaknya daging itu sangat berpengaruh bagi kenikmatan pentol itu sendiri. tapi kalau menurut saya yang sudah jadi langganan pentol cak Noen dari dulu, pentol karya cak Noen tidak kalah nikmatnya sama pentol bakso, karna apa? karna cak Noen dalam memasarkan produknya selalu mengutamakan kwalitas bukan kuantitas, jadi menurut saya pentol cak Noen ini layak di jual di restoran atau hotel sebagai makanan camilan bagi restoran atau hotel.



Informasi di atas hanya pada tahapan pembuatan pentolnya gan, belum cara pembakaran pentol laksana sate.


PENTOL BAKAR ALA CAK NOEN www.kiatjitu.com
Gambar di atas adalah pentol milik cak Noen yang sudah dikemaskan untuk dipasarkan, dan belum dibakar di atas tumpukan arang.
Saya kira cukup sekian dulu dari saya gan, semoga ada manfaatnya, dan agan jadi juragan pentol, hehehehe
Untuk tehnik membakar pentol, bisa agan liat di sini


Bagi yang ingin memesan pentol bakar atau pentol sate atau bisa disebut juga sate pentol, bisa menghubungi langsung di nomer hapenya yang ada di gambar atas, atau bagi berminat ingin belajar langsung dan berguru langsung kepada cak Noen, silahkan aja agan hubungin nomer tersebut di atas... 



Yuuuk pantau terus dan tetep stay tune di www.kiatjitu.com



masakan pentol www.kiatjitu.com
Hasil dari pentol bakar ala cak Noen, Soal rasa jangan ditanya, soal rasa peddasnya
mak nyuuuus bangeeet

PENTOL BAKAR ALA CAK NOEN www.kiatjitu.com jombang
Setelah proses pembakaran pentol, pentol terlihat sedap dan bikin ngiler bagi yang melihat

PENTOL BAKAR ALA CAK NOEN www.kiatjitu.com lezat dan nikmat
Pentol pesanan orang-orang kantoran